A Reason, A Season or A Lifetime 27
Senin, 10 Jan '11 10:21
Salah satu project menulis di awal tahun ini yang menurut saya cukup unik dan spektakuler adalah menulis surat untuk mantan yang nantinya akan dibukukan via @nulisbuku yang deadline-nya adalah kemarin tanggal 8 Januari 2011. Project unik ini berawal dari idenya Naluri yang berniat untuk membukukan kumpulan surat untuk mantan. Dia mengundang para penulis yang berminat untuk berbagi cerita dalam sebuah buku. Bagi penulis perempuan bisa menulis dengan tema Surat Terakhir Untuk Penghuni Mars (STUPM), sedangkan para lelaki bisa menulis dengan tema Surat Terakhir Untuk Penghuni Venus (STUPV).
Jujur awalnya saya antusias untuk ikut project ini. Mengingat ada penggalan cerita mirip sinetron yang pernah terjadi dalam hidup saya (tsaaahh..) dan sepertinya saya akan dengan mudah menuangkannya lagi dalam bentuk prosa ;)). Tapi entah kenapa ide menulis itu maju mundur yang sepertinya berkompromi dengan mood yang naik turun. Bingung, antara ingin membagikannya dalam bentuk tulisan yang bisa dibaca secara bebas oleh orang lain, atau biar saya simpan saja sendiri. Setelah melalui pergulatan batin yang panjang (halaah..) akhirnya saya putuskan untuk membatalkan keikutsertaan saya dalam project itu karena sepertinya memang tidak ada lagi yang perlu saya sampaikan pada si beliau :|
Di twitter sempat saya baca ada beberapa tweet dari peserta project STUPM dan STUPV yang di RT oleh @nulisbuku dan rata-rata mereka sampai nangis-nangis nulisnya. Mungkin itu terjadi karena efek emosional ya. Mereka "terpaksa" harus mengulik kisah lama yang (mungkin) menyakitkan dan sebenarnya tidak untuk diingat-ingat lagi, tapi demi project buku ini mereka bersedia untuk menuliskannya ulang dengan resiko nangis darah :-s.
Tak ada yang salah dengan project unik ini, animo pesertanya juga terlihat sangat tinggi. Sepertinya seluruh kontributor sukses menulis dengan hati. Ya iyalah, wong pengalaman pribadi. Tapi buat saya ya sudahlah, yang sudah ya sudah. Saya nggak ada "hutang" yang belum terselesaikan dengan siapapun kok. Apa yang sudah terjadi di masa lalu biarlah tersimpan rapi dalam kotaknya tersendiri.Eh, itu kalau saya lho yaa.. ;)
Ada beberapa hubungan (saya) yang tidak semuanya berakhir tanpa masalah. Tapi yang perlu disikapi adalah semuanya berakhir secara baik-baik. Kami tidak pernah berusaha untuk memaksakan sebuah hubungan yang kualitasnya sudah tidak lagi sehat. Jika memang komunikasi sudah terbentur dari berbagai sisi, semua cara untuk bertahan sudah dicoba, dan atau ketika masing-masing sudah tidak lagi nyaman melanjutkan hubungan, ya lantas untuk apa saling ngotot untuk mempertahankannya? Capek hati, capek pikiran, capek tenaga. Kalau toh memang harus berpisah ya kenapa tidak? Karena siapa tahu justru setelah berpisah kita akan bertemu dengan sosok yang lebih baik, kan? ;) \:D/
Keputusan yang sudah melalui pemikiran yang sangat matang sekalipun tidak selalu bisa memuaskan salah satu pihak. Sakit itu pasti ada, karena kita harus berhadapan dengan ending yang tidak sesuai harapan. Tapi ya itulah yang namanya hidup. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi semenit dua menit kedepan, apa yang akan terjadi esok hari, apalagi bisa menebak dengan siapa kita berjodoh. Karena nyatanya seringkali kenyataan berlari terlalu jauh dari harapan.
Kapan hari saya mendapatkan kiriman email yang isinya cukup bagus dan membuat saya merenung sendiri. Kurang lebih isinya begini :
When someone is in your life for a REASON, it is usually to meet a need you have expressed. They have come to assist you through a difficulty, to provide you with guidance and support, to aid you physically, emotionally or spiritually. They may seem like a godsend and they are. They are there for the reason you need them to be.
Some people come into your life for a SEASON, because your turn has come to share, grow or learn. They bring you an experience of peace or make you laugh. They may teach you something you have never done. They usually give you an unbelievable amount of joy. Believe it, it is real. But only for a season.
LIFETIME relationships teach you lifetime lessons, things you must build upon in order to have a solid emotional foundation. Your job is to accept the lesson, love the person and put what you have learned to use in all other relationships and areas of your life.
Ah jadi ingat sama Papa saya. Ada kata-kata yang nancep banget sampai sekarang tentang analogi kaca mobil. Nasehat itu diberikan ketika jaman saya masih jadi ababil (ABG labil) dan sedih menye-menye karena habis putus sama pacar saya ;)) :
"Pernah merhatiin nggak kenapa kaca depan mobil dibuat lebih besar daripada kaca spion? Itu karena ada banyak hal yang jauh lebih besar yang harus kamu lihat dan harus kamu hadapi di masa depan. Jadi perluaslah pandangan dan pergaulanmu. Lalu kenapa spion ukurannya dibuat jauh lebih kecil dari pada kaca depan? Karena kadang kita perlu sesekali melihat ke masa lalu hanya sebatas untuk tujuan introspeksi, dan belajar dari kesalahan yang telah diperbuat agar tidak terulang lagi di masa yang akan datang.. Come on, chin up! ;) "
So..
Thank you for being a part of my life, whether you were here for a reason, a season or a lifetime..
gambar pinjam dari Corbis Images
Tag: love, life, renungan, mantan
Terkait:
-
Expectation does hurts
Selasa, 8 Mei '12 08:48 -
Dan Ketika...
Kamis, 28 Jul '11 21:36 -
"Sweet Disposition"
Sabtu, 7 Mei '11 11:17
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
avnie: Megang banget
-
tiieee: Megang banget
-
Dqueen: Inspiratif
-
chiil: Megang banget
-
ferra_fz: Megang banget
-
hera: Menggoda
-
Jose Mourinho: Nggemesin
-
Ny Mennor: Megang banget
-
rhein fathia: Inspiratif
-
mas didi: Megang banget
-
angelina wina: Inspiratif
-
penyiar geblek: Megang banget
-
NurAnnisa: Inspiratif
-
rhien: Megang banget
-
Heroerror: Megang banget
-
warm: Inspiratif
-
vhii: Inspiratif
-
si muda berkualitas: Menggoda
-
za: Inspiratif
-
dodol: Megang banget
-
OppA: Megang banget
-
Bang Piero: Inspiratif
-
KriwiL: Megang banget
-
Kanjeng Ratu: Megang banget
-
Siu thok: Megang banget
-
Tiwi Puffgirl: Megang banget
-
alteregoku: Megang banget
-
farent: Megang banget
-
arcenciel: Inspiratif
-
fulaed: Megang banget
-
queeny o corner: Megang banget
-
lala_lili: Megang banget
-
MrReyno: Inspiratif

Komentar:
inspiratif banget mbak
iya mba, aku juga heran dengan RT dari nulisbuku soal orang2 yang menangis menulis surat itu, nulis ya nulis aja gitu ya
*diambungke sepur....#eaaa
@tiieee : mmh, iya kayanya sih ada pengalaman yang berkesan dan emosional banget di masa lalu yang mungkin sebenernya nggak pengen diinget-inget lagi. Tapi berhubung harus ditulis jadi ya.. begitulah
@sugiman : *manggil masinis* Pak Masinis, keretanya butuh pasangan hidup nggak? Ini ada calonnya
*nyeret Mas @sugiman didepan lokomotip*
pernah baca di twittnya radityaandhika jg mba
yaapp,,kaca spion analoginya masa lalu,, yg cuma dilirik sekali2..
I completely agree
*dipentung.....hehe
ferra_fz: ngoahaha *pentung*. Oh ya ya? Sama dong berarti? Seide
setuju juga sama si papah
ada yang numpang lewat
ada yang sekedar menjadi guru
ada yang bersama selamanya
itulah kehidupan ...
Jose Mourinho: betul Om.. dan kita sering nggak sadar dengan maksud kehadiran mereka ya
Some people come into your life for a SEASON, because your turn has come to share, grow or learn. They bring you an experience of peace or make you laugh. They may teach you something you have never done. They usually give you an unbelievable amount of joy. Believe it, it is real. But only for a season.
aih ... aih
Hari ini sudah 2 orang yang minta ijin copas untuk beberapa kalimat di tulisan ini. Kalo ada 3 dapet piring nggak ya?
ah
kamu memang bijak,
*eh kamu?*,
demkianlah
apalagi bagian emailnya ....
inspirasional bgt !!!
jadi pengen nulis, tapi apa daya ujian mematikan inspirasi ...
*nyobekbahanujian.
anyway..
soal mantan...
hmmm...
saya lebih suka menikmati apa yang saya punya... mencintai apa yang saya pikir bisa jadi masa depan saya kelak
soal mantan...
AADM
semuanya sudah ada porsinya masing-masing
*ngebayangin gmn kalo kaca spion lebih gede daripada kaca depan...
waktu itu menyembuhkan. mau sebentar, mau lama sakit karena perpisahan itu pasti akan hilang.
dan yang sudah disembuhkan oleh waktu itu biarlah ndak usah diungkit-ungkit. setidaknya buat saya begitu
nice writing mbak...love it
*cakar-cakar tembok*
you guys make me what i am become
masih stuck di A reason
Silahkan login untuk memberikan pendapat