untuk lelakiku 11
Sabtu, 31 Jul '10 23:30
Jakarta, Musim Penghujan di Tahun 2010
Untuk Lelakiku
Tadi aku menemukan sepucuk surat yang kau tinggalkan di beranda rumah, sebelum kau pergi.
Dan aku telah membacanya, pesan-pesan itu, kekhawatiranmu, dan kecemasanmu akan diriku.
Lelakiku...terimakasih ya untuk kecemasanmu
Selama ini, tak pernah kutahu kamu punya kecemasan serupa itu. Kupikir, cintamu begitu moderat mengikatku, bahkan terkadang membuat ku berandai-andai, cintamu itu hanya seonggok komitmen yang kita ucapkan di depan penghulu.
Aku sangsi, ketika kutemui cintamu yang bertumbuh hampir tanpa cemburu, dan aku pun mulai mencari-cari alasan untuk membuat perhatian mu selalu tertuju kepadaku, bahkan dengan cara yang paling tidak bermutu.
Lelakiku..setelah kubaca suratmu
Baru kusadari, cintamu itu unik dan aku bersyukur cupid telah memanahkannya untukku. Cintamu serupa campuran Alumunium dan Nitrogen yang bersenyawa dengan Oksigen. Menjadi lapisan yang amat kuat pun juga elastis, menahan peluru-peluru godaan yang selama ini terarah kepadaku, dan membuatnya pecah berkeping.
Jika atom-atom oksigen selalu mencari satu sama lain untuk terikat, mungkin itulah yang kurasakan jika aku berada jauh darimu.
Cintamu mempertahankanku, namun tidak membuatku terkurung di sangkar madu.
Lelakiku, semoga pun cintaku padamu, bisa serupa itu membuatku mampu melindungimu tapi tidak membutakanmu.
Dari perempuanmu
PS : Yang terlalu banyak menghirup karbon monoksida di macetnya jalanan Jakarta
Tag: perempuan itu makhluk yang gampang-gampang susah
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
warm: Inspiratif
-
titutismail: Megang banget
-
Tukang Nasgor: Megang banget
-
Laila MAJNUN: Megang banget
-
arcenciel: Megang banget
-
trickylove: Megang banget
-
hitam manis: Megang banget


Komentar:
nice posting
Keren.
titutismail:
Tukang Nasgor: hatur nuhun..iya itu lagi demen nyampur2
La: :d makasih mbak
Dorayaki: mmmm...tapi cuma mampir kok di kimia
deyya kurniawan: hehe
Laila MAJNUN: weeew masa sih
Silahkan login untuk memberikan pendapat