Penny 3
Kamis, 18 Mar '10 00:48
Wednesday, March 17, 2010
7:55 AM
Kamu tau penn..
Aku menikmati perasaan ini
Saat aku mulai menulis sepatah dua patah kata untukmu
Memikirkan faktor faktor sederhana darimu yang membuat kamu menjadi begitu menarik
Menyaring tiap maknanya untuk kemudian menuangkannya dalam bentuk teks maupun ucapan
Menuangkannya dengan mimik saat aku berbicara
Menuangkannya lewat pandangan mata saat kita terdiam saling memandang, mata bertemu mata
Kamu boleh bilang ini gombalisme penn
Karena memang sepertinya aku tampak seperti pemuda gombal jatuh cinta yang lagi mabuk tequila
Tapi kamu layak untuk itu
Kamu layak untuk setiap waktuku
Setiap pagiku
Aku menikmatinya
Karena kamu berharga
Apa kamu juga sadar..?
Tulisan ini, betapapun mengungkapkan bahwa aku memikirkan faktor faktor plus dan minus dari kamu
Hal hal sederhana yang membuat kamu jadi Dewi segala Dewi di setiap hari
It end up with I wrote nothing about it
Aku terlalu sibuk dengan perasaanku sendiri
Aku menjadi terlalu larut di dalamnya, sampai aku ngga sadar telah hanyut dalam bayang an tentang kamu
Sedang apa kamu pagi ini...???
Kenapa kamu begitu menarik...???
Kenapa kamu selalu ada di ekor mataku...???
Ada apa dengan senyummu...???
Mengapa nada suaramu bisa mempengaruhi hari hariku...???
............................................................................................................
Hhhhhhhmmmmmmhhhhhhh.....(tarik napas panjang panjang, trus geleng geleng..)
Saatnya mengambil segelas kopi.
Bogor
Terkait:
-
Puisi Kopi
Selasa, 27 Jul '10 13:59 -
Pagi
Senin, 21 Jun '10 10:13 -
kita: kopi, gula, dan air panas
Senin, 14 Jun '10 00:51
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
hopedvd4eva: Nggemesin
-
bukan syahrini: Nggemesin
-
sugiman partodikromo: Nggemesin
-
NuigeL: Nggemesin


Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat