OPERA VAN JAVA -program pengocok perut- 6
Jumat, 12 Mar '10 22:36
Ini adalah artikel pertama saya. Dan jujur saya belum mengerti tentang segala macam hal disini. Maaf jika saya melakukan suatu kesalahan dalam menulis artikel ini :)
Mungkin artikel mengenai Opera Van Java sudah ada beberapa, namun saya ingin menulis tentang OVJ karena memang saya sangat menyukai OVJ :D
OVJ adalah satu satunya program TV buatan Indonesia yang saya tonton rutin tiap malam. Saya hanya kadang-kadang saja menoton TV program Indonesia, itupun yang bernuansa lawakan. Saya tidak suka dengan sinetron dan reality Show yang tidak REAL sama sekali. Saya lebih menyukai kartun—kemana mana—karena kalian tau sendirilah (bagi yang juga mempunyai pemikiran seperti saya.) Terlebih lagi, dirumah saya juga terpasang TV kabel yang membuat saya semakin malas menonton siaran Indonesia (maaf).
Namun, lain hal dengan Program komedi kali ini, OPERA VAN JAVA. Saya sangat tergila-gila dengan program TV ini sejak pertengahan November 2009. Saya ingat pada saat itu saya sedang dalam libur sekolah usai UTS.
Awalnya saya memang sudah sering menonton OVJ, namun hanya sekilas. Saya kadang menonton juga, tapi biasanya paling banyak hanya 3 segmen atau kurang. Saya menonton ketika kakak saya memutarnya. Saya kadang-kadang tertawa tapi saya rasa itu sudah biasa. Namun baru pada pertengahan November itu saya sadar bahwa OVJ memang sangat lucu. Saya tidak berhenti ngakak ketika adegan dorong-dorongannya dimulai. Lawakan para pemainnya alami, tidak dibuat-buat. Lawakannya bukan berdasarkan skrip, namun berdasarkan pemikiran mereka sendiri. Menurut saya, itulah yang namanya pelawak sejati. Kita tahu kan bahwa rata-rata program komedi Indonesia itu berdasarkan skrip.
Dan, memang sekarang OVJ sudah memakai naskah, dan jika mereka mengikuti naskah tersebut akan sangat membosankan dan tidak lucu. Saya lebih suka mereka saat keluar jalur atau keluar dari benang merah atau bercanda. Nah, disitulah Andre, Sule,dan Azis beraksi. Mereka sangat lucu saat sudah kena marah oleh dalang Parto.
Namun, kalian pasti setuju dengan pendapat saya ini bahwa OVJ sekarang sudah garing. Yup! Ini akibat OOT atau bercanda mereka yang sudah kurang. Mereka terlalu mengikuti naskah sekarang. Itu membuat saya sangat kecewa. Bahkan pernah ada 1 episode, saya ingat sekali episode itu tentang Anang dan Krisdayanti. Sadarkah kalian bahwa pada episode itu SAMA SEKALI TIDAK LUCU? Itu karena satu episode itu tidak ada bercandanya. Dalang tidak pernah marah dan tidak pernah naik ke atas panggung hingga episodenya selesai. Itu mengecewakan sekali untuk saya. Saya sampai kesal dan tidak mampu untuk tidur. Dan episode berikutnya lagi, becandanya memang ada, namun, bercandanya cepat selesai karena dalang yang terlalu cepat marah dan menegur. Saya harap dalang Parto memberikan pelawak OVJ waktu untuk menampilkan lawakan alami mereka tanpa naskah. Tapi teman-teman, saya tetap setia menonton OVJ, dan alhamdulillah sejak saya “Naksir” OVJ pada pertengahan November 2009, sampai sekarang saya belum pernah ketinggalan 1 Episode pun! :D
Kemudian, karena akibat dari OVJ ini, saya menjadi fans berat Andre Taulani. Saya suka sekali dengan dia, selain cakep, saya suka dengan lawakan kak Andre. Menurut saya, kak Andre lah yang selalu memberikan lawakan atau lelucuan baru di OVJ. Dan menurut kacamata saya, Andre taulani tidak pernah garing. Saya selalu tertawa ketika dia memberikan lawakan. Saya suka sekali. Kak Andre memang serba bisa. Dan saya lebih suka Kak Andre ketika melawak dari pada bermain film. Bahkan, saya mendowload semua lagi-lagu Stinky. Saya suka sekali lagu-lagu Stinky sejak dulu. Namun dulu hanya 2 lagu Stinky yang saya tahu, yaitu Mungkinkah dan Jangan Tutup Dirimu... dan yang perlu saya bilang adalah saya sangat tidak suka jika seseorang mengatai Kak Andre itu Homo!! BUKAN!! Kalau dia homo, dia tidak akan punya 2 anak sekarang. Kata-kata yang sangat saya benci ini selalu saya dapatkan di Twitter. Kotoransapi buat orang yang bilang gitu!!!! *emosi*
Sule, pelawak 1 ini sudah saya kenal sejak di API, TPI. Dulu saya sering menonton API dan saya suka dengan grup lawak Sule, yaitu SOS. (Tapi, ada apa dengan SOS? Sudah bubar kah?). Sule adalah pelawak yang saya sangat suka. Dia mampu memberikan “Sensasi” jika suatu segmen di OVJ tidak lucu atau membosankan. Pelawak yang “Berwibawa” menurut saya. Tapi, yah, Sule memang senang mengerjai orang, tapi apakah kalian perhatikan? Jika Sule dikerjain oleh Andre, Sule biasanya akan marah atau ngambek. Tapi marahnya hanya sekilas dan kemudian melawak lagi. Sebenarnya Andre juga begitu, tapi saya kurang suka dengan ekspresi marahnya Sule. Lumayan “Menakutkan” hahaha. Maaf Bang! Mending Bang Sule jangan suka marah! Senyum terus bang supaya hidungnya besaran dikit. ROFL! ^_^v
Azis Gagap, maaf saya tidak menulis banyak tengtang Bang Azis. Saya tidak terlalu menyukainya. Maaf :) Ini hanya pendapat saya, namun Bang Azis sudah kurang lucu. Setiap ada lawakannya yang lucu, Itu ituuuuu mulu yang diulangi. Misalkan kata-kata “Itukan Contoh”. Sumpah, saya bosan dengan kata-kata itu. Tidakkah ada lawakan lain yang lebih lucu, Bang? Bosen nih bang! Bang Azis memang lucu. Tapi itu dulu. Sebaiknya Bang Azis mencari bahan lawakan lain. Dan kreatiflah sedikit :) tapi saya suka banget ama Bang Azis Gagap ;)
Sekian dulu Artikel pertama saya ini, jika ada salah-salah kata mohon dimaafkan! (haha kayak pidato aja) :) :) :)
Tag: OVJ, Opera Van Java, Andre Taulany, Sule, Parto, Azis Gagap, Trans7
Terkait:
-
Dunia Wayang 'Koplak', Dunia Kita
Sabtu, 3 Okt '09 12:15
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
uul: Nggemesin
-
chiil: Nggemesin
-
sugiman partodikromo: Nggemesin

Komentar:
lumayan buat liat2an pas pulang kerja..
sekarang dah lama gak liat.. ^^
sekarang udah jayus :'(
tapi lucunya tetep ada lah! ;D
knpa ga nonton lagi?
hebat2
saya malah jarang banget nonton tv, jadi kurang familiar dengan ovj
ada tuh yang demen bener nonton ovj
*colek l synyster l*
l synyster l : kang ada temenmu nihh
Silahkan login untuk memberikan pendapat