Senja Di Dalam Kereta 26
Kamis, 4 Mar '10 23:59
Satu bulan setengah sudah aku selalu menaiki kerat ini..
Saran dari seorang sahabat "naik kerat ekonomi saja bung, ada sesuatu di sana yang mungkin bisa kau perbaiki" saran yang membuat ku penasaran dan memilih kerata ini untuk aku naiki setiap hari.
Seperti hari2 biasany Kereta berjalan cukup laju, di dalam kereta selalu sama, sesak dengan manusia yang memiliki problematiknya masing-masing. Aku hapal dengan suasana ini, suasana di dalam kereta tujuan Bekasi-Senen, semua manusia di sini ingin segera pulang untuk membuang lelah, walaupun ada beberapa manusia yang masih memeras keringat untuk mencari benda berbentuk segiempat. Dengan semangat mereka meneriaki nama barang dagangannya. Yang kadang memekak-kan telinga ku
"kopi...kopi..." kripik..kripik"..."pop mie..pop mie".."pocari..pocari.."
Yaaa..suara2 itu menambah backsound sore hari ini selian suara mesin lokomotif kereta. Setiap hari jg aku melewati beberapa stasiun, melewati kursi kereta, melewati panjangnya rel.. dan menikmti senja indah dalam kereta ini.
Senja yang membuat ku rela berdesak-desakkan di dalam kereta ini tanpa pendingin ruangan, dengan aroma badan para penumpang lain yg kadang membuat ku mual, aroma pesing yang memenuhi rongga hidung ku dan membuat ku sesak..
Aku bukan tidak sanggup untuk memilih transportasi lain yang lebih nyaman dari kereta kelas ekonomi ini.
Aku bisa saja menggunakan mobil ku yang cukup nyaman untuk pergi ke kantor, atau menggunkan bus yang mewah untuk berangkat dan pulang dari tempat ku bekerja. Tapi aku tak memilh itu, aku memilih kereta ekonomi Bekasi-Senen, hanya karna aku ingn menikmati senja itu di dalam kereta ini. Senja yang selalu aku tunggu, senja yang hanya sekian detik bisa aku lihat.
Suara lembut itu terdengar lagi, terbangun aku dari lamunan ini.
"brownis kukus mas" seorang waniat berambut hitam panjang, kulitny lebih coklat sekarang, senyumnya yg tulus tak berubah, ia menawarkan potongan-potongan brownis kukus buatannya. Ia datang selalu tepat pada saat cahaya senja masuk melalui kaca kereta dan bolong-bolongan dinding kereta.
"boleh, 1 potong mbk" jawab ku dan ku keluarkan uang 3.000 rupiah tanap ku tanya berapa hargany krn aku hapal berapa harga, bentuk dan rasa dari brownis itu. Tersenyum manis "makasih mas, hampir setiap hari membeli jualan saya" dan berlalu meninggalkan kursi ku, di iringi cahaya senja yang mulai kalah oleh cahaya lampu
Wanita itu yang mmbuat ku setia menaiki kereta ini, untuk melihatnya pada saat senja... Ya, dia wanita ku dulu yang aku tinggalkan pada saat aku msh duduk di bangku kuliah..
Dia telah melupakan ku, Dia tak menanyakan kabar ku, hanya menawarkan daganganya, bahkan ketika aku memanggil namanya "gadis" dihanya tersnyum dan berlalu.
"maapkan aku gadis, maap aku meninggalkan mu dulu, dan sekarang aku datang hanya ingin melihat wajah mu saja" Karna aku tau luka yang telah aku buat pada mu, begitu dalam.
Aku meninggalkan mu disaat rahimu telah berisi buah cinta kita. Aku telah menghancurkan hidup mu.
Kau, pergi meninggalkan kuliah mu, kelurga mu, dan meninggalkan kota itu.
Aku ingin menebus kesalahan ku gadis. Dan sekarang kau tak memperdulikan aku, tak menggubrisku, Kau tak menganggap ku ada, kau mengasingkan ku.
Jika, maap mu tak pantas ku nikmti.
Setidaknya ijinkan aku menikmati wajahmu disaat senja,
Melihat anak kita yg telah aku tinggalkan,
Ijinkan aku gadis.
Drrrr...drrr... (nada pesan singkat dari ponsel)
"pap, cepat pulang!!! Mama gagal lagi pa...rahim ini lemah!! Kuret lagi pa..."
Ya Tuhan...
Lindungi istri, gadis, dan anak ku.
Terkait:
-
si Badut
Senin, 14 Mei '12 01:31 -
diam-diam
Minggu, 13 Mei '12 22:02 -
Sore—kini dan kemarinnya...
Jumat, 11 Mei '12 19:33
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
mas bejo: Menggoda
-
langitsatubintang: Megang banget
-
sabishigaru: Nggemesin
-
warm: Megang banget
-
Cikgu: Megang banget
-
kwacii: Megang banget
-
sugiman partodikromo: Megang banget
-
capella: Megang banget
-
cake lover: Megang banget
-
TalkToJono: Nggemesin
-
Zhafira: Megang banget
-
floo: Megang banget
-
purple baloon: Megang banget
-
plukz: Megang banget
-
Kejora: Menggoda
-
miayam: Megang banget
-
Victor: Inspiratif
-
mai: Nggemesin

Komentar:
selalu saja memaksa kita untuk menuliskan
sebuah cerita, baik nyata atau maya, mengajak
kita memenjarakan keindahannya dalam sebuah
prosa yang hanya kita yang tahu maknanya......
selamat.... anda salah satu nya
*shake ur hand....
iy, senja romantis mungkin ya mas hehhehe
aku sempat membingkainya dan memenjarakannya dalam tujuh penjara tulisan...
semoga nanti aku bisa membaginya disini, menikmatinya bersama para penikmat senja dan kereta
*kepanjangan komentarnya yak...!!
ditunggu postingn senjany yaa mas..
mantep
*pis
ini... bagus bgt edaaa
sennheiser: yaa, mash bnyk kurngny mas hehhhehe..baru bljr nulis
kwacii: mang cerita horor eda..sampe merinding!! hihihihi..makasih edaaaa
cake lover: tengkyu
ragil kuning: ya, mungkn g mudah awlny untk gadis, tapi klo dia terlalu lama terpuruk bukn kah itu lbh menyakitkan lagi. baginya hidup adlh singkt, dan waktupun ters bergerk maju, bukan bergerka mundur.. so mengabaikan org yg tlh menghncrkn hdpny itu lbh baik
hehhehhe..
floo: tengkyue
hmm.. kereta dan senja...
kangen pengen naik kereta di kala senja *komen yang aneh ih*
hahhaha....
jdi uda kebayang2 ntr ada apa aj di kereta hihihi
*lanjut baca*
Itu penjual brownies gadis yang dihamili terus ditinggalkan ya?
Tragis.
Aneh ya, orang sering denger yang beginian, kok ya masih aja ngelakuin hal-hal yang salah? Kenikmatan sesaat, dan lain sebagainya.. *geleng-geleng prihatin*
tambh lagi bng !!!
"aqua,,qua..quaa.aaa"
*saya cuma menirukannya
semua yg kita lakuin (baik/buruk) pasti ada bayarny..
giman gituuuu..makasih hihihi
Victor: hahhhaha...syn kmu di panggil bang vic syn!!!
*nerusin semedi*
bang Victor nawarin mijon ke kamu!!
hbs semedi, jgn lupa mandi kembng 7 rupa, air 7 warna yaaa hihihi
Silahkan login untuk memberikan pendapat