Tanpa Luka, Cinta Bukanlah Cinta 103
Rabu, 10 Feb '10 03:20
The greater your capacity to love, the greater your capacity to feel the pain--Jennifer Anniston
TAK ADA gading yang tak retak, tak ada kekasih yang tak pernah buat palak. Pecinta sejati pun tak selalu bisa menyediakan semua yang kau inginkan, tak selalu berhasil menghindarkanmu dari luka, bahkan kadang tak bisa mencegah dirinya menjadi sumbernya. Tapi jika dia tak menyayangimu seperti yang kau inginkan, bukan berarti dia tak mencintaimu dengan segala yang dia punya, dengan semua yang dia bisa.
Tak sadar, kita kadang menjadi seperti bos-bos yang menyebalkan itu; menilai sesuatu hanya dari hasil, sama sekali tak memperhitungkan upaya dan perjuangan anak buah. Cinta, semestinya juga bukan semata soal hasil akhir, tetapi lebih kepada pergulatan hari demi hari, antara tangis dan tawa, antara hari yang gurih dan malam yang perih, desah yang legit, kesah yang pahit, tentang tawa yang tak selalu bisa berderai, tentang orgasme yang tak selalu bisa tercapai. *Lho?
Aku tak bisa menjanjikanmu cinta yang berakhir bahagia, karena cintaku adalah perjuangan tanpa akhir.
Kalian begitu dekat, sehingga denyut nadinya adalah detak jantungmu, rambutmu leluasa menggelombang sampai ke dahinya, ketika matanya terpejam kaulah yang jatuh tertidur. Akankah kau biarkan ada yang lain sedekat itu pula denganmu? Pun jika kau biarkan, akankah dia bisa mencapaimu sudut-sudut jiwamu? (Jangan-jangan dia bahkan tidak tahu di sebelah mana pintu menuju hatimu).
Akankah kau paksa hela napasmu mengenali bau tubuh lain? Bisakah kau pastikan ada bibir lain yang bisa menghapus tuntas bekas bibirnya di bibirmu? (Kata orang, ga selalu mudah loh mencari kontur bibir yang benar-benar fit dengan bibirmu. Bisa malah seperti mencari kepingan puzzle yang tercecer).
Pasti lebih mudah membuka mata melihat perjuangannya mencintaimu, dengan segala ketidaksempurnaannya, menerima dan mencintai ketidaksempurnaanmu. Dia membiarkanmu menjadi dirimu sendiri, saat kau sendiri mulai berpikir untuk menjadi orang lain.
Maka mencintainya, hari demi hari, adalah mencintai dirimu sendiri. Menyadari perihnya akan membuatmu menangis, kebahagiannmu membuatnya tertawa.
*****
DI HADAPANNYA, dalam setiap momen yang kalian punya, ekspresikan segala yang kau rasakan, proyeksikan semua yang kau impikan. Biar menyeruak, seperti pusaran debu diterbangkan angin. Bukankah salju pun membiarkan dirinya meleleh di gerbang musim semi, tanpa pernah sempat memperkenalkan dirinya pada kuncup dan kelopak bunga.
Bertengkarlah dengannya. Berteriaklah dalam bara amarahmu. Di kali lain, cicipi pula pedas kata-katanya, karena hubungan jangka panjang, mustahil bisa selamat dari hal-hal seperti itu. (Tapi kalau dia sudah main tangan, berhentilah membaca ini, dan cari segera kantor polsek terdekat).
Yang penting adalah, bagaimana kamu dan dia bisa kembali merasakan cinta mengobati semua luka, terpadukan lagi, terhubungkan kembali, dan setiap kali itu terjadi, kalian mestinya telah naik satu level, semakin esensial, semakin terbiasa dengan kehadirannya, semakin tak bisa tanpa keberadaannya.
Seperti kehidupan itu sendiri, cinta adalah pergulatan yang pada titik tertentu akan memeras kelenjar air matamu, meremukkan hatimu yang ringkih, membuatmu terjebak dalam malam-malam panjang, saat mata tak bisa dipaksa pejam.
Tetapi tetaplah di situ, bergulat bersama pengertian, kedamaian, pertentangan, kekhilafan, bara api, perih tanpa suara, dan cinta yang menggenapinya.
Karena cinta adalah tentang menyatukan yang pecah, merekatkan yang terpisah, memulihkan luka, mengenali duka, mengakrabi lara, mengerti nestapa. Juga tentang menyediakan bahu menampung air mata. Inilah penyatuan kembali, kesadaran yang datang perlahan, bahwa di balik semua kekalutan itu, kalian sesungguhnya telah membangun sejarah keindahan yang begitu panjang, begitu panjang sehingga luka itu terlihat hanya berupa titik-titik yang tak penting.
Demi semua kegamangan dalam ketidakpastian yang menyelimuti setiap hari yang tiba, inilah hidupmu, ketakutanmu, egomu, mimpimu, esokmu, sejarahmu. Dan untuk itu semua, serela-relanya, kau akan mempertaruhkan segalanya. Ini cinta yang telah kau pilih. Biarlah bersamanya datang segala perih, tak karenanya hati menyerpih. Tak ada luka yang tak bisa pulih.
Tanpa luka, cinta bukanlah cinta. Tanpa tangisan, bagaimana sebuah kisah cinta bisa jadi legenda? Karena bahagia bukan saja tentang riuh tawa, tetapi juga tetes air mata, ketika kita menggunakannya membasuh luka, menenggelamkan duka. Dahsyatnya lara yang bisa kau lewati, adalah ukuran besarnya hati yang kau miliki, dan agungnya cinta yang di sana menjadi penghuni.
Tag: cinta, kebahagiaan, menasihati diri sendiri, duka, hubungan jangka panjang
Terkait:
-
Mawar Putih Buat Ibu
Sabtu, 24 Sep '11 10:17 -
dua dini hari
Kamis, 2 Des '10 17:31 -
jangan berikan hatimu 100 %
Kamis, 25 Nov '10 01:13
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
kucing_usil: Inspiratif
-
venus: Megang banget
-
Mat Koplo: Megang banget
-
Zia Ulhaq: Megang banget
-
desty: Megang banget
-
miayam: Megang banget
-
Silly: Megang banget
-
Sudonim: Megang banget
-
si muda berkualitas: Inspiratif
-
kwacii: Megang banget
-
cyraflame: Megang banget
-
sugiman partodikromo: Megang banget
-
uul: Megang banget
-
warm: Nggemesin
-
pu3ku: Inspiratif
-
capella: Megang banget
-
alteregoku: Megang banget
-
pandaya: Megang banget
-
satsuki: Megang banget
-
cake lover: Megang banget
-
tiieee: Megang banget
-
TalkToJono: Nggemesin
-
queeny o corner: Megang banget
-
lala_lili: Megang banget
-
anindol: Megang banget
-
Boneth: Megang banget
-
yohanes hans: Megang banget
-
ndableg: Megang banget
-
sara_queen: Megang banget
-
sweetdonath: Megang banget
-
Siu thok: Megang banget
-
cupheed: Megang banget
-
ntieholic: Megang banget
-
my mine: Megang banget
-
NuigeL Mama Macan: Megang banget
-
weirdaft: Megang banget
-
floo: Inspiratif
-
arcenciel: Inspiratif
-
sabishigaru: Megang banget
-
Bunda: Megang banget
-
Juminten: Inspiratif
-
paper plane: Megang banget
-
Bytesinfinitum: Megang banget
-
Cici Manullang: Megang banget
-
mo'i: Inspiratif
-
Dreamer: Megang banget
-
aubrey.ade: Inspiratif
-
nunik99: Megang banget
-
Zhafira: Inspiratif
-
aira: Megang banget
-
langitsatubintang: Megang banget
-
unguholic: Megang banget
-
Lycoris: Megang banget
-
anonymous: Megang banget
-
Siti:
-
Sutan Mangkuto: Megang banget
-
fla: Megang banget
-
Itik dan Induknya: Inspiratif
-
windywindya: Inspiratif
-
sennheiser: Megang banget
-
madhatter: Megang banget
-
Queen Bee: Megang banget
-
dwarf: Megang banget
-
dolphina: Megang banget
-
miss mumuy: Megang banget
-
not used: Megang banget
-
Bellavita: Megang banget
-
hopedvd4eva: Megang banget
-
twiggyadz: Megang banget
-
PLUM: Megang banget
-
Yetti Suci Budihastuti: Megang banget
-
nonamerah: Megang banget
-
Gandara: Megang banget
-
Dqueen: Menggoda
-
maii neim is nie: Nggemesin
-
mas bejo: Megang banget
-
MrReyno: Megang banget
-
Anie84: Megang banget
-
Whispering Wind: Lucu
-
Miss Friday: Inspiratif

Komentar:
tak akan pernah habis luapan haru untuk menggambarkan agungmu yang meliputi segala suka maupun duka...
apalah arti goresan luka, jika dibandingkan dengan kelembutanmu yang teramat sangat membahagiakan...
cinta...kemanakah engkau saat ini
*ngomong pada diri sendiri*
akhirnya ada juga hubungannya antara cinta dan polsek
"Maka mencintainya, hari demi hari, adalah mencintai dirimu sendiri."
#@^%$#&%$#@!!!
[..splendid...marvel lous...magnificent..]
*menjura ampe jidat nembus ke lantey*
ampun deh bang...makannya apaan ye bisa bikin tulisan kaya geneh...
kang syn mau sekalian pesen miayam buat sarapan?
*sekalian jualan*
kecuali 2 mangkok
bang toga, as always...
selalu mengagumi tulisan dan pikiranmu...
*menjuraaaa*
kereeennn ^^
woh, ilmu pengetahuan saya benar2 dangkal soal ginian
hadoh bang, mesti disave buat dibaca saat nanti punya hubungan jangka panjang.
yah....setelah berhasil mengobati luka....itu berarti kita telah naik satu level....
kerennnnnnnnn bangettttttttt
*menjura*
keren postingan nya,,
menyayat di pagi hari,,
selalu menginspirasi tulisannya bang
baca dulu ah
mirip seperti "sisi lain cinta" ya bang
berjuta kali baca
berjuta kali gimanaaa gituu dihatiii
aaahhhh....
benarkah cinta itu sebegitu kuat dan dasyatnya??
uh, bang enriqueza memang selalu mbikin saya tahan napas mbaca tulisannya.. hehehe
membuat saya jadi berpikir, ditengah jaman dimana pesona fisik dan kemapanan hidup menjadi standard umum dalam hampir banyak hal, saya jadi berpikir apakah cinta juga menjadi demikian.
saya berkata seperti ini sebagai seorang pria yang memiliki banyak kekurangan disana sini.
tapi entahlah.....
eh... kok gw jadi mellow gini ya
nih suhu..biar ga mellow.
*ngasi power bar*
giliran saya lgi patah hati, bnyak banget tulisan tntang cinta..
apa orang2 pd tw perasaan saya yah ?
bang toga kalo saya gak setuju nih ... kayaknya cuma cinta orang tua yang begini biarpun disakiti anaknya berulang kali tapi tetap seluas samudra cintanya ...
kalo ada orang yang memang bisa seperti ini saya salut ...
sekali dua kali dilukai dan memaafkan kemudian kembali mencintai ... mungkin masih bisa ..
tapi kalo berkali -kali dan tetap cinta ... wah hebat !
ga mau tisu.... maunya di sun
si muda berkualitas:
jadinya nangis sambil pitnes
crita ny lagi patah hati,,
lahhh.....
Ooo.... kalo saya patah hati maen Zanzak, maksudnya yang mutusin saya digantung dipintu trus dipukulin ampe minta balik lagi
sadisss.....
pura pura gak baca
*tebar gosip*
Tulisan tentang luka yang indah.....
Ooo... yang kita bertiga waktu itu? *memperparah gosip*
eh.... kalian ini. ini postingan yang menyentuh dan bermakna. jangan kita rusuhin achhh....
saya takut kuwalat
indaaaahhh beneeeerrrr.....
pengen nunjukin postingan ini ke dia, aaahhh...
makasih banyak bang.....
untuk urusan nulis cinta ...ampun deh bang! no komen *sambil manggut-manggut, sok seriyus bcnya*
cinta oh cinta...
**ngilang lagi**
Bangggg.... ijinkan aku jadi muridmu...
*menghindar dari timpukan scarf dikepala...
ehh iya baru nyadar kalo nyang punya lapak ga adaaaa
asli sampe merinding saya bacanya, so awesome! bang enriqueza emang ga ada duanya deh kalo soal ginian *menjura dalam dalam*
*eh jadi komen juga akhirnya
hadohhhh, dicari cari warga kau bang
seperti makanan tanpa garam
in a nut shell ... sy membaca ini pembenaran dari tindak kekerasan emosional, kdrt, boleh melukai asal tidak main fisik ?? hmm kaco! resehh!
saya abegeh juga....
Mat Koplo : ada yg bilang, penderitaan membuat orang jadi bijak. quote itu dikeluarkan mbak jennifer, abis diputusin ama mas brad.
Zia Ulhaq: cinta sebaiknya jangan dicari, tp dibuat pak.
kucing_usil: gmna penawaran pecut $ borgolnya?
desty: di kantor polsek jg bisa jatuh cinta.
si muda berkualitas: bales menjura sampe mecahin tembok.
kwacii: jadi apa ya?
cyraflame: makasih. *blushing
L'Revolution: tanpa itu paket ngga komplit ya pak.
uul: yuk menyelam rame2 duh, senengnya dianggap dalem.
warm: hehehe, merendah ala maestro ituh.
pu3ku: makasi.
capella: yup naik level, jgn buru2 milih game over.
pandaya: makasih bgt klu emg ada inspirasinya.
queeny o corner: iya, dgn modifikasi/facelift di sana-sini.
anindol: *blushing lg.
adhex: cup cup...
Boneth: oya, ada cinta yg sedahsyat itu, cinta milik orang lain. wakakak.
yohanes hans: biasanya, mrka yg mengaku banyak kelemahan itu, justru pemilik berbagai kelebihan lo, pak. aku yakin anda termasuk golongan itu.
nivita: iya, cinta murni itu emg milik orangtua kepada anaknya. absolutly sepakat.
cupheed: makasi jempol_a.
sara_queen: tekad yg mantap, bu.
NuigeL Mama Macan: makasi. luka ternyata bisa indah jg ya.
Bunda: makasi bunda ernie.
Juminten: nunjukin ke dia yg mana neh? yg pertama, kedua, atw dst?
Siu thok: ngartis? gyahahahaha.
*ngeliatin bang toga lagi sibuk bales komen*
starrysie: silakan, klu dianggap layak.
Dreamer: gpp, berat kan sama dipikul. klu masih berat, tinggal pukul.
aubrey.ade: ibuuuuuu. *ngilang jg
langitsatubintang: makasi.
madhatter: thank you. now u may release it.
unguholic: asal jgn kebanyakan garamnya aja ya.
Meiy: halah, si uni bisa aja.
nah, spesial nih mbak Siti: makasih banget loh rating resehnya. first time bo, akhirnya merasakan rating ini jg.
plukz: masa sih, dgn kualifikasi dan portofolio mengesankan kyk gitu, bisa gak punya hubungan?
Sutan Mangkuto: iya nambah, ulah saya sendiri pak.
*ngetes respon*
panggil saya tuan muda...
*uji nyali*
terima kasih baginda..
*menjura*
okeh...ini apa apan seh
+1000
*menjura*
buat palentinan
sambil nungguin angpao tercecer di pinggir jalan...
windywindya: makasih.
@seenheiser: uda dapet belon, angpau_a? btw, seenheiser itu kok kyk merk perlengkapan audio ya?
*bikin istilah sendiri mengadopsi istilah tetikus*
saya pengen jadi pendengar yg baik dulu disini...
sebelum bisa menulis lebih bagus dari tulisanmu
*ciaattt.... dengan tampang setengah ga yakin*
sennheiser: iya, biar kata yg terkenal itu merk shure, sy malah lbh suka sennheiser sama behringer. klu utk CDJ-nya sih, teteplah Pioneer CDJ1000 MK3. (Kok jadi bahas audiosystem ya?)
Silahkan login untuk memberikan pendapat