Perempuan dan Tattoo 41

Jumat, 5 Feb '10 13:41

Perempuan tidak ber-tattoo bebas masuk surga, sedang perempuan ber-tattoo bebas kemana saja, keluyuran rumah tengah malam, merokok, dan mereka dianggap memiliki perangai yang buruk dan nakal.

Hmm, sebuah pemikiran picik, sempit dan maha dangkal?. Tak heran, masyarakat kita belum terbiasa dengan pemikiran 'open minded', karena masih terikat erat dengan adat ketimuran. Semua yang terlihat 'nganeh-anehi', tidak pada umumnya lalu ternilai negatif. Dan pepatah 'don't judge a book by it's cover' pun terpatahkan.

Saya akui, saya suka perempuan ber-tattoo, mereka itu nyentrik nan eksentrik. Sempatlah beberapa hari sebelum menuliskan tentang tattoo ini, sebuah ide gila menghias tubuh dengan tatoo menghampiri saya. Jujur, ada keinginan itu. Meski akhirnya tertepis karena saya masih terlalu takut.

Sebuah sekat agama menghalangi saya melakukan itu, dan saya tak berani mendobraknya. Tersebutkan bahwa sebuah dosa besar di kepercayaan saya merajah tubuh dengan tattoo. Ahh soal dosa atau tidak, masuk surga atau tidak, hanya Tuhan saja yang bisa memutuskannya, bukan? Namun tetap saja membayangkan dosa saya yang sudah bertumpuk banyaknya, belum lagi dikalkulasi dengan dosa besar yang satu itu, hati saya langsung nyeri, ngeri.

Tak hanya itu, alasan lain pun jadi pertimbangan. Keberadaan saya dalam lingkup aturan norma-norma kemasyarakatan juga keluarga besar di sekitar saya tentu akan segera merespon cepat atau yang lebih parah 'menyerang' saya atas keputusan maha gila saya untuk ber-tattoo.

Hmm..jika sudah begitu, biarlah saja menjadi keinginan terpendam. Biar jadi mimpi terindah saya memiliki tattoo bergambar kura-kura besar di punggung. What?!..*weird of dream*..hihihihi :D

Dan cukuplah saya menikmati hasil karya indah perempuan-perempuan ber-tattoo itu. Sebuah kata 'wow!' langsung terucap di bibir saya manakala berhasil mengintip dua dari sembilan tattoo cantik seorang Nicole Richie yang menghiasi kulit mulusnya. Sepasang sayap mungil di belakang punggung dan sebuah Rosario terpahat di ankle-nya. Sangat cantik dan artistik.

Nicole Richie dan semua perempuan-perempuan ber-tattto itu berani berekspresi, mengungkapkan rasa, menghargai karya seni. Merekalah perempuan-perempuan yang bersedia melalui rasa sakit dirajah jarum suntik dan rela-rela saja tubuhnya dipahat bak kayu. Terlukislah tubuh mulus bak kanvas itu dengan tinta warna-warni, tersematkan simbol, quote favorit bahkan replika foto.

'The sign' itulah yang menandai sebuah momen penting dalam kehidupan mereka, pun sebagai handicap menuju keterkenalan mereka. Salut dan menjura untuk mereka karena telah berani memilih melalui rasa sakit itu demi menjadi terlihat seksi dan nyentrik. Sakitnya yang mereka rasa setimpal dengan nyeri yang mereka alami saat operasi pengecilan payudara dan liposuction dilakukan. The present is in your hands, dude!

Inilah bukti bahwa fungsi tattoo sudahlah bergeser, menjadi bagian dari nafas fashion dan tren gaya hidup. Tak lagi tattoo difungsikan sekedar sebagai penanda pencapaian fase-fase terpenting dalam kehidupan perempuan-perempuan suku saat mereka mencapai pubertas, menikah dan memutuskan memiliki anak.

Tak dipungkiri, kembali lagi hanya prinsiplah yang bisa memutuskan seseorang untuk 'menandai' tubuhnya. Tak ada guna sekedar ikut tren, jika hanya untuk kesenangan sesaat dan lalu menyesal memiliki 'tanda' itu. Akan jadi sebuah keterpurukan jiwa saja. Itu dialami seorang Kelly Osborne yang memberi saran pada anak-anak muda untuk tak ber-tattoo. Tertangkap nasehat seorang Kelly pada interview-nya dengan Access Hollywood,

she urged teens to lay off the ink, 'Don't get tattoos, please, because you hate them when you get older. I hate them.'

Pun hampir samalah dengan penyesalan seorang Damian Perez. Mantan suami Julia Perez, si seksi bohay itu rela merajah nama sang istri di lengannya. Kenyataan pahit, pernikahan itu kandas. Mau diapakan tanda itu, tetap dikenang? jika tak ada lagi rasa yang tersemat di sana, untuk apa tanda itu masih terpahat?. Hapus, hilangkan dan buang jauh-jauh adalah cara tepat. Namun saya yakin rasa sakit 'mencabut' tanda itu dari tubuhnya tak akan seberapa dibanding dengan sakit perihnya melupakan kenangan sang mantan istri.


Tag: fashion, Perempuan, nakal, tattoo, bitchy

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

warm 0 0
saya juga sangat sangat tertarik dengan seni tatto
dan pengen punya

tapi ya itu
hukum adat melarang : D
danieldonk 0 0
tato bagus di badan wanita waktu mereka di usia early twenty sampai dengan usia early thirty. setelah itu, mohon maaf, kalo boleh saya berpendapat, agak aneh kelihatannya. bukan karena saya ga suka, tapi emang aneh kliatannya.

tapi, tatto di tubuh perempuan tidak membuat saya menjauh darinya kalo perempuan itu secara intelektual dan mental menarik untuk diajak tukar pikiran. : )
cake lover 0 0
saya suka liat tato yg imut kayak punya si Nicole Richie, ato tato2 imut lainnya di tubuh para artis cewek luar..asal gak kebanyakan tatonya..malah serem : D

tapi saya gak ada niat bikin tato...yaaa gak pengen aja sih ; ))
Langit Gelap 0 0
agama apa yang melarang tato haram bagi wanita?
(dan halal buat lelaki?)
yohanes hans 0 0
justru tatto adalah budaya yang berasal dari dunia timur, inilah yang banyak orang tidak tahu.

ada yang berpendapat bahwa tatto tidak sesuai dengan budaya timur. orang tersebut justru tidak tahu sejarah.

ada orang yg berkata tatto identik dengan penjahat. justru orang itu tidak tahu sejarah

dijaman dahulu dibanyak budaya timur terutama asia. tatto merupakan simbol kesatria, dan utk mendapatkan sebuah tatto mrk harus melewati ujian yang sangat berat.

jadi tatoo selain sebuah seni, aslinya dia mrp sebuah simbol kehormatan dan status kesatria.

seperti tatoo Black Dragon dari Clan "Hei Lung_Koku Ryu Kai" yg sangat terkenal itu. banyak yg mencoba memilikinya dg datang ke china, tapi hampir semuanya pulang babak belur : p : p : p

hanya dijaman modern sekarang ini, pengertian itu sudah luntur.

Sok tau ya saya : D : D : D

maap... utk yang satu ini memang saya sangat tahu : p : p : p *sombong mode on* : )) : )) : ))
warm 0 0
yohanes hans: yg terbaru adalah
cerita tatoo dalam novel the Lost Symbol

*melirik batas halaman,
ahh baru sampe halaman 476*

: D

l synyster l 0 0
yohanes hans:

jadi inget kwai cheng caine dengan tato naga dan harimow nya yang legendaris ituhhh: ))

tatooo...
seni yang amat saya minati, tapi karena dengan ini saya ga bisa solat, akhirnya ga tatoan deh

*padahal ga tatoan juga solat blang blentong : D*
cake lover 0 0
l synyster l: solat blang blentong : ))

bosomu syn syn : )) : ))
l synyster l 0 0
cake lover:

apa dong istilahnya mbak...

klo puasa kan ada puasa senen kemis...ato sulaeman, nah klo solat?

ga ada kan? : ))
yohanes hans 0 0
warm:
wah... saya malah belum sama sekali ngliat buku itu. sepertinya orang ramai sekali membicarakan buku tsb dan sudah banyak yang pada punya. kok saya O'on banget ya.... : D : D : D
cake lover 0 0
l synyster l: bolong buntet...

*halah* : )) : ))

zulhaq Sinting 0 0
seseorang tidak bisa dinilai dari sisi itu. semua orang punya alasan tersendiri melakukan itu. yang tau, dia dan Tuhannya. jadi, gak perlu diadili oleh sesama...saya juga gak setuju, kalo dibilinag "tanpa tatoo bebas masuk surga". lah, kalo dia gak pernah beribadah, kelakuannya buruk, gak baik dengan sesama bla bla bla...apakah masih bebas masuk surga???

Banyak yang tatoo, tapi kelakuannya gak buruk. murni karena ketertarikan akan seni. itu terlepas dari tujuannya dia apa. terlepas dari larangan dan tidaknya.

masalah surga dan neraka, juga urusan Tuhan dengan masing masing hambanya. Saya rasa, itu tidak terbatas pada tatoo dan tidaknya seseorang.

Yah, kembali pada sudut padang masing masing aja, dan bagaiman menyikapi segala sesuatunya
Capella 0 0
kalo saya kepikiran bikin tatoo paling tatto temporer : D

di lengan : D

tapi cuma kepengen aja : D
yohanes hans 0 0
l synyster l:
gya..ha..ha..ha.... soal ibadah sama ama saya dong : D

malah lebih sering ke vihara ama klentheng dari pada ke gereja : p : p : p

kwai cheng caine ...??? hi..hi..hi.... tontonan favorit jaman jadul : )) : )) : ))
zulhaq Sinting 0 0
l synyster l: eh, ko saya merasa tersindir dengan blang blentongnya yah : ))

*lirik mesjid*
queeny o corner 0 0
tattooooo tattooooo tatttoooo

ahhhh saya maunya lelaki yang bertato saja, cukup sudah

: )) : ))

apa sih ini : D
queeny o corner 0 0
"Sebuah sekat agama menghalangi saya melakukan itu, dan saya tak berani mendobraknya"

MY FAVE !!! ; )
ann 0 0
yohanes hans: tato-mu apa bang? ihihihihi...

yaakk.. aku jg penasaran ama tato.. tapi jg gak mau ah ngrasain sakitnya... jadi ya itu.. mendingan tato temporary ajaaaaahh.. enak toh, malah bisa ganti2 .. hihihihi

@mailkatpendosa: tapi tapi tapi ... tato kura2 di punggung ?? hihihihihihihihi.... aku mbayanginya sepunggung penuh gitu, jadi kaya manusia kura2 donk yaakk
Sutan Mangkuto 0 0
l synyster l: yang bagus tuh yang the legend kontinus.
Sutan Mangkuto 0 0
temen saya ada yang tatto an tapi dianya malah gak suka

ituloh...tatto yang putih2 di badan : D
Capella 0 0
pengen liat tatto nya suhu yohanes hans: : D
l synyster l 0 0
yohanes hans:

thats right grasshopper...

: )) : )) : ))
Ponder 0 0
Tattoo bagi saya adalah sesuatu yg dilarang oleh Tuhan...jadi yah kaga pernah mau mikirin apalagi ngimpiin mo punya tatoo - sesuatu yg dilarang oleh manusia aja kita nuruti, kaya narkoba... apalagi yg dilarang Tuhan, lebih2 harus dituruti....karena pasti Tuhan melarang sesuatu itu untuk kebaikan kita..banyak hal2 yg kita ngga ngerti kenapa Tuhan larang, tapi bagiku yah taati aja deh...drpd ntar kena akibatnya yg pasti ngerugiin kita.
yohanes hans 0 0
ann:
tatoo saya telor naga belon netes : )) : )) : ))

Capella:
ada tuh... disitu : p
eh.... situ mana ya? : )) : )) : ))

l synyster l:
malah jadi inget dialog, "why you kill my teacher" : p
mandarin banget : )) : )) : ))
l synyster l 0 0
yohanes hans:

biasanya mah langsung abis ngomong :

"dem yu ....yu kill may faderr"

tanpa aba aba...
langsung bak bukk bak bukk...
: )) : ))
mas stein 0 0
yang saya heran kadang ada tato di tempat tersembunyi dan "agak" terlarang. lha itu kan dia ndak bisa liat sendiri, orang lain mau liat pun malu, wong letaknya di situ. lha trus siapa yang disuruh liat? ; ))
malaikatpendosa 0 0
mas stein: suami atao pasangan tidurnya mungkin, mas yang bisa menikmatinya..mengesankan seksi untuk si wanitanya..; )
yohanes hans 0 0
mas stein:
yang disuruh ngliat ya kutu yang ada dicelana itu mas : )) : )) : ))
l synyster l 0 0
malaikatpendosa:

beuhhh...sang ahli : ))
malaikatpendosa 0 0
l synyster l: hayah..ahli apaan?..*lempar sandal* : p
malaikatpendosa 0 0
yohanes hans: bwahahaha..gambar tattoonya botol peditox..buat nakut2in si kutu..: )) : ))
Capella 0 0
yohanes hans: oh yang disitu itu ya

*ngangguk ngangguk : )): )): ))*
ann 0 0
mas stein: yup... benernya bukan untuk dikasihlihat.. tapi efek membuat MERASA SEXY .. hehehehe...

tapi ya kalau pas yg dapet ijin ngeliat jg pasti ngerasa gimanaaa gituuu... ; ))
yohanes hans 0 0
malaikatpendosa:
dengan gambar botol 3 dimensi : ))

Capella:
nah.... udah ingat khan sekarang : D
jangan nglupain masa lalu achhh..... *dikeplak* : )) : )) : ))
bukan syahrini 0 0
sampai saat ini saya ndak tertarik bikin tattoo.. klo hiasan di tangan apa ya istilahnya..? mahendi? dulu pernah pengen.. itu bukan termasuk tattoo kan ya? : D
mas stein: yang disuruh liat ya tukang tattoo-nya mas.. ; ))
Dewi Pinatih 0 0
saya pengen bikin tattoo... tapi apa daya, lutu langsung lemes kalo liat jarum yang terlihat kinclong dan tajam....

tar deh kalo ada tattoo yg ga pake sakit : D
guitarman 0 0
Kalo dari sisi agama saya, emang gak boleh. Dari sisi manusia, sakarepmu. Tanggung jawab masing2. : D

Tato itu aja, JAGAL....KOTA. Jagalah kebersihan kota. : ))
tiieee 0 0
jadi inget buku Divortiarenya Ika Natassa. Ketika sang istri udah ga jadi istrinya suaminya lagi,, ya dia punya tatto nama suaminya di dadanya.. yah namanya tatto,, pasti ngebekas,, kenangan pait yang cm sekedar kenangan aja bisa ngebekas, apalagi tatto yang ga bisa ilang (kecuali laser)..

sayang ah kalo tatto permanent itu cm buat trend : D

oia, saya pernah liat daerah mana ya, yang bikin tatto pake kumpulan paku gitu, jadi caranya dipukul2 kaya lagi palu-in paku aja gitu,, ah susah ceritainnya : )) yah pokonya gitu,, dan itu udah jadi suatu adat. di Timur itu kayanya..

hmm, kalo mau yang temporary, bikin pake Henna (pacar) aja : ) kaya nikahannya orang arab ituu ; )
tiieee 0 0
bukan syahrini: ahya, mahendi : D
itu saya bilangnya Henna (pacar) : ))
abis taunya pacar c, temen saya sering bilang gitu.. para jamaah (orang arab) sering pada pake : )
myaw 0 0
'Don't get tattoos, please, because you hate them when you get older. I hate them.' PERSIS seperti kata ibu teman saya, waktu teman saya pengen bikin tato ; )) Ibu temen saya tatoan, tapi pas udah tua akhirnya jadi benci tatonya sendiri : D
desty 0 0
tatto kura2 di punggung? ntar kayak kura2 ninja dong : D

coba aja mbak pake yang temporary dulu..

Silahkan login untuk memberikan pendapat