Horor di Akhir Pekan 14
Jumat, 5 Feb '10 15:17
Cerita Darman
Kalo saja saya tau bahwa rumah ini angker tentu saya ndak mau ngontrak di sini. Salah saya sendiri yang ndak nanya tetangga kiri kanan sebelum bilang setuju ngontrak rumah ini, padahal satu gang ini semua tau kalo rumah saya kontrak sama temen-temen pabrik ini adalah rumah seram yang ada jin penunggunya.
Malem minggu ini kembali saya cuma tinggal berdua sama Karto karena yang lain pada pulang kampung. Hanya tinggal kami berdua yang bujang dan lebih milih tinggal di kontrakan di akhir pekan.
Udara terasa panas, tapi herannya bulu kuduk saya merinding seperti orang kedinginan. Sampe jam 11 malem saya masih ndak bisa tidur, sepi, si Karto ndak keliatan dari tadi, mungkin sudah ngorok di kamarnya. Lampu sudah saya matikan, hanya ada sedikit cahaya dari lampu yang ada di teras kamar, tapi mata ini masih ndak mau terpejam. Saya merinding, sepertinya akan ada sesuatu yang datang.
Terdengar ketukan dari pintu kamar, saya nyaris terlonjak saking kagetnya. Pintu itu terbuka sedikit, mungkin saya lupa menguncinya. Dari sela pintu yang terbuka sedikit itu berhembus asap putih. Astaghfirullah! Jerit saya dalam hati, ternyata firasat yang dari tadi saya rasakan benar adanya.
Perlahan pintu terkuak, nampak raut muka seputih kapas memandang ke arah saya!
A’udzubillahiminasyaithonirrojiim... bisik saya dengan hati yang bergetar, tapi sosok putih itu sama sekali ndak bergeming.
Saya baca takbir keras-keras, ayat kursi, dengan mata terpejam, saya merasa tubuh saya sudah sangat dingin saking takutnya. Dan ketika saya membuka mata, wajah pucat itu tersenyum tepat di muka saya.
Cerita Karto
Malem ini panas sekali sehingga saya make bedak dingin. Waktu ngaca saya liat muka saya jadi kayak muka pocong yang di pilem-pilem horor, sepertinya ini akan menarik. Saya ketuk pintu kamar si Darman, saya coba buka ternyata ndak dikunci, saya buka sedikit dan saya tiupkan asap rokok ke dalam, meniru efek yang sering saya liat di pilem hantu.
Darman bangun dari tempat tidur dengan wajah pucat ketakutan. Saya liat dia komat-kamit mbaca sesuatu, saya diem saja. Abis itu dia teriak-teriak mbaca ayat kursi sambil merem, saya dekati dia, waktu dia melek saya senyum tepat di mukanya.
Tag: hantu
Terkait:
-
kembalilah kesini.....
Minggu, 18 Jul '10 13:28 -
Rumah Tua (bag. 6 End)
Rabu, 25 Nov '09 21:29 -
Rumah Tua (bag. 5)
Rabu, 25 Nov '09 21:26
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
happylife: Lucu
-
l kakak syn l: Nggemesin
-
dewira: Lucu
-
queeny o corner: Lucu
-
sweetdonath: Lucu
-
Capella: Inspiratif
-
hopedvd4eva: Lucu
-
nivita: Lucu
-
arcenciel: Lucu
-
rini bee: Nggemesin
-
Lycoris: Lucu
-
venus:
-
unguholic: Lucu
-
candle light: Lucu

Komentar:
jadi menimbulkan reaksi ingin melakukan hal yang sama..
gak nyangka njenengan bisa juga posting beginian
Kayaknya lagi musim horor. Posting ntar ahh.
Silahkan login untuk memberikan pendapat