Jika Harus Melepasmu 15
Rabu, 23 Des '09 21:35
Sebutir embun tiba-aba hinggap di pelupuk mata Vany.Padahal, belum lama ia serasa terhempas di tengah hamparan bunga yang harum dan indah. Belum sepuluh menit, Hengky menyatakan bahwa ia telah jatuh cinta kepadanya.
Vany masih bisa merasakan hangatnya kecupan Hengky di keningnya. Namun, kian lama, bekas kecupan itu kian terasa panas. Cinta yang awalnya bergelora, tiba-tiba terasa bagai bara. Dan bara itu perlahan kini mulai membakar dadanya.
Semua bermula ketika Vany menerima dengan sukacita perasaan cinta Hengky. Memang, ia telah menunggu cukup lama saat itu tiba. Namun entah kenapa, ketika Hngky benar-benar mengungkapkan cintanya, justru beberapa saat setelahnya ia merasa paling hina di dunia.
Ya, Hengky telah menyinggung harga dirinya. Ketika membelai rambut Vany, tiba-tiba tangan Hengky terhenti.
"Kenapa?" tanya Vany.
Hengky tidak segera menjawab. Tapi lewat matanya, Vany tahu da kekecewaan di hati Hengky.
"Oh, kamu kaget?"
"Eh..eh...ini ...eh...memang kenapa ?" tanya Hengky tergagap.
"Aku juga tak tahu. Tahu-tahu sudah begitu!"
"Maksudmu...??"
"Kata Ibu, ini bawaan lahir. Tapi aku bersyukur, meski begitu aku masih bisa mendengar dengan sangat baik" kata Vany datar.
"Tapi,..aku...aku...tak sanggup kalau nanti kamu jadi bahan omongan!"
"Lalu....?"
"Baiknya...baiknya....kita sampai di sini saja, sebelum semuanya terlanjur dalam!" kata Hengky.
Vany terdiam. Haruskah ia menyalahkan Tuhan ? Ah, tak mungkin Tuhan salah dengan hanya memberinya satu daun telinga. Tuhan pasti punya rencana.
Vany menatap mata Hengky.
"Terserah, itu hakmu. Aku hanya ingin bilang, kalaupun aku harus melepasmu, jangan sampai aku melakukannya sambil mengutukmu. Jadi, pergilah dengan senyum, seperti yang dulu kau berikan pertama padaku!"
Dan Hengky benar-benar pergi dengan meninggalkan sebuah senyum.Bagi Vany, ia berharap senyum itu akan selalu mengingatkannya untuk selalu bersyukur atas apa yang telah ia terima, walau itu tidak sempurna di mata orang lain.
Terkait:
-
finding mr.right
Rabu, 30 Jun '10 02:10 -
Kok Ga Nanyain Aku Dah Makan Atau Belum ?
Rabu, 8 Sep '10 08:51 -
Kuterjebak lagi!
Rabu, 8 Sep '10 00:42
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
NuigeL: Megang banget
-
Aurora Borealis: Megang banget
-
queeny o corner: Inspiratif
-
kwacii: Megang banget
-
sugiman partodikromo: Megang banget
-
rini bee: Megang banget
-
whiteorchid: Megang banget
-
tomomi: Megang banget

Komentar:
eh btw di telinganya emang ada apaan sie?
MasIs: ini tentang cinta yang apa adanya ya
wahh maksudnya gada telinganya satu,, ya ampun,,,
tapi aq g ngerti lho kalo g dijawab sama om MasIs n mbak queeny o corner
tapi.. bukan cewenya kok yang rugi... cowonya yang rugi melepas cewe sebaik itu...!!
*ngepel kamar dulu ah...*
berarti tuh cowok, belum bener-bener cinta ma tuh cewek...
kan "love make all the things being acceptable"
Silahkan login untuk memberikan pendapat