LUCU..!!! juz like YOU 7

Minggu, 20 Des '09 17:45

Selalu saja hujan dan kita berlarian mencoba menghindari genangan genangan air di jalan, berteduh di warung tenda yang tetap itu saja lalu menjejalkan diri di sudut kecil lesehan dengan tawa.

~sop buntut dan es teh manis dua porsi, ya kan..??~ lelaki muda usia belasan sepintas memastikan pesanan. ~betul...!!! makin pinter aja dul~ sahutmu pada abdul, putra si empunya warung tenda.

Malam, hujan, cinta, jogya, kamu, cukup sudah bagiku ini sempurna, ~ngelamun aja..!!!~ suaramu mengejutkan kusambut dengan cengiran. ~ada kabar terbaru apa pak pejuang~ aku memulai pembicaraan, pertanyaan lemparan yang sudah kupastikan akan membuat mu bercerita panjang sehingga tak perlu ada pertanyaan lanjutan.

Aku senang mendengarkan mu bercerita, tentang politik dan pemerintahan Indonesia. Sejujurnya aku tak begitu paham, yang kutunggu adalah beberapa ekspresi tertentu di wajahmu ketika pembicaraan mengenai si ini dan si itu di mulai.

Seperti malam ini, kamu bercerita tentang pemerintah yang semakin gila. Orang nomor satu Indonesia yang memang kamu tak pernah suka, dan aku mesem mesem saja. Atau ketika kamu bersuara dengan nada bangga, menuturkan kisah pejuang pejuang kemanusiaan yang endingnya bagiku selalu tidak indah dan sengsara. Miris memang, padahal aku hanya mendengar tak terbayang bagaimana yang dirasa sang pejuang.

Munir, favoritmu yang kucoba cari tau. Membaca garis besar kisah hidupnya lalu aku terkesima. Membuatku semakin cinta pada lelaki dihadapanku yang mengidolakannya.

Dari sudut lesehan, dengan cahaya lampu temaram, gemericik air hujan, butir keringat karena sop buntut yang pedas dan hangat, aku selalu menunggu berlomba dengan tebakanku mencari detik yang tepat untuk melihat ekspresi lucu mu yang jelas terpahat dalam memory ku. Lalu aku akan terbahak, merasa menang ketika detik yang kutebak tepat. Membuatmu sekali lagi melukis sebuah ekspresi yang makin membuatku terbahak. Berakhir dengan ~kenapa sih, malah ngakak~ tanyamu dengan raut wajah yang bagiku malah semakin lucu.

~berdoa aja yuk biar cepet kiamat, supaya republik ini gak tambah banyak dosa~ ajakmu setelah mengungkap betapa kamu kesal dengan pemerintah. Aku tertawa mendengarnya ~niat yang baik tapi cara penyampaian nya vulgar~ balasku.

~aku pejuang sayang, bukan pujangga jadi ya maklum bahasanya lurus jalan terus~ es teh manis yang hampir kutelan menyembur, aku tertawa benar benar tertawa ~lho.. kenapa~ bingung mu ~mau tau..?~ kamu mengangguk

~politik itu

Lucu

just like YOU~

 

senyumku


Tag: kisah

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Rushed 0 0
Jangan-jangan, tokoh lelaki-nya salah satu warga saudaranya Ngerumpi.com ya? : ))
synyster 0 0
tante queeny...
semakin keren aja deh tulisannya dari hari ke hari...

seneng bacanya : )
queeny o 0 0
Rushed: jangan jangan JJ mbak : D

synyster: yaolooo om padahal postingnya seminggu juga paling sekali saking gak kreatip : ))
synyster 0 0
queeny o:

ah saya suka pokonya, jarang posting tapi sekalinya posting kaya gini...oke juga kok : )
queeny o 0 0
synyster: ahh kalok begituk saya juga suka : D
Rushed 0 0
queeny o: JJ apa tho mbak queeny o? Maaf, belum tune-in
queeny o 0 0
Rushed: JJ ya jangan jangan mbak : ))

Silahkan login untuk memberikan pendapat