Kanker Leher Rahim ( Kanker Serviks) 12

Selasa, 13 Okt '09 20:13

Seperti kata Mbak Silly, kita harus lebih mengenal tanda yang terjadi pada tubuh kita. Waspada itu baik dan tidak menjadi  Paranoid .

Secara singkat saya ingin berbagi informasi tentang Kanker Leher Rahim

Kanker Leher Rahim : + Mengintai dan mengancam kaum perempuan +Pembunuh perempuan no.2 setelah kanker payudara +Mayoritas penderita datang pada stadium lanjut

 

Padahal kanker serviks adalah satu satunya jenis kanker yang daat dilakukan pendeteksian dini.

Apa penyebabnya?? -> Sampai saat sekarang masih dianggap 90% penyebabnya adalah Human Papilomavirus

Bagaimana cara penularannya?? dan siapa yang beresiko tinggi? -> Melalui hubungan seksual -> Berhubungan seksual kurang dari 18 th -> Sering berhubungan seksual berganti danti pasangan -> Sering menderita penyakit kelamin -> Sakit keputihan/ infeksi -> Perempuan perokok -> Penularan tidak langsung; misal dari air toilet yg kotor, di salon atau alat alat yg tidak steril dipakai di vagina, berganti ganti celana dalam dengan orang lain.

Bagaimana gejalanya?? -> Sering pendarahan saat sanggama -> Keputihan terus menerus dan tidak hilang meski telah diobati -> Bau yg khas (bau busuk) -> Rasa nyeri ada panggul, berarti kanker sudah mencapai tahap lanjut.

Cara mendeteksi bagi yang telah berhubungan seksual: 1. Pap smears 2. Kolposkopi 3. Target biopsy

Kesimpulan: Pendeteksian Kanker Leher Rahim (kanker serviks) dapat dilakukan dengan mudah, dan dapat dicegah (90% efektif) dengan vaksinasi. Bila terdeteksi dini maka pengobatan dapat diusahakan berhasil secara maksimal.

Memang diakui kesadaran dan tingkat kepentingan untuk menyisihkan dana untuk vaksin rendah, sedangkan biaya untuk vaksin secara berkala cukup tinggi. Vaksinasi dilakukan 3 kali, pertama saat hasil pap smear menyatakan bersih dan sehat, kedua 1 bulan setelah vaksin yang pertama, ketiga 6 bln kemudian setelah vaksin yang kedua. Tapi semuanya kembali pada diri kita sendiri, maukah berinvestasi untuk masa depan yang lebih baik.


Tag: kesehatan, kanker serviks

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

Silly 0 0
Waduhhh, rada2 ngilu bacanya, tapi perlu banget nih buat informasi.

Thanks for this posting yah. Semoga makin banyak perempuan yang aware untuk melakukan pemeriksaan dini, pap smear misalnya.
lina 0 0
salah satu penyebabnya karena faktor GEN gak ya..: (( : ((
Silly 0 0
lina: Faktor gen juga pengaruh. Jika dalam keluarga ada garis keturunan yang pernah mengidap penyakit ini, maka anaknya akan beresiko 10 kali lipat dibanding orang yang tidak memiliki garis keturunan berpenyakit cancer cerviks. : )
Silly 0 0
OOT: Jeung, aku add gambar brosur salah satu RS yah, yang sekarang lagi gencar2nya kampanye untuk program kesehatan wanita ini.

They offering papsmear and mammografi for only Rp 88.000 for every test. Jadi perempuan2 sekarang tidak perlu ragu dan takut kalo biaya pemeriksaannya mahal.

Sekedar info : )
sabai 0 0
Silly: wah, berita bagus soal papsmearnya... perlu disebarkan. gak kalah penting, mengatasi rasa malu menjalani papsmear... malu utk ngangkang di depan dokter/suster yg meriksa gitu loh.
Meirst 0 0
Benar sekali...

Sering kali saya dengar, kalo para wanita takut ke dokter dan periksa karena takut dipikir kena penyakit kelamin. Trus katanya vaksin itu dan pemeriksaan pap smear buat para cewek2 ga bener....

: ( Sedihnya ...katanya sekarang para perempuan dah open minded... mungkin perlu nih adanya seminar atau penyuluah gitu...
aubrey.ade 0 0
Silly: wow, murah juga ya, papsmear cuma segitu. tapi aku takut kalo bkn di dokter yg biasa , maklooom, ada yg "dirogoh2..." gth : D

tapi mbak Meirst: saya denger biaya vaksinnya memang lumayan mahal, ya ? CMIIW
thanks artikelnya : )
queeny o 0 0
emmmbullllleeeettttt aq, tanya mama ahhh istilah2 nya ; ))
lina 0 0
Silly: waduhhh.......ibu saya meninggal karena cancer cerviks....: (( : ((.....

saya belom pernah melakukan pemeiksaan pap smear...makasih infornya...

btw di rumah sakit mana ya ada offering papsmear dan mammmofafi yg cukup murah itu..?
lina 0 0
oia maaf aku baru klik brosurnya....makasih bangert nget..nget infonya
ann 0 0
untung daku udah pap smear ...

btw ttg vaksinnya, masih tergolong mahal sekali : (
Meirst 0 0
Yup....vaksinnya mahal banget...tapi di kantor saya kerjasama dengan Yayasan Kanker Indonesia dan GSK (Glaxo Smith and Kline -- Kalo ga alah gini kepanjangannya) mensosialisasikan dengan datang ke kantor dan menawarkan vaksin setengah harga.

Emang sih kalo di rs atau lab, 1 kali suntik sekitar 1 jt, sedangkan dengan promo yg mereka berikan hanya @Rp600rb per suntik.

Mahal bangetz sih, tp kalau kita cukup mampu, kenapa tidak menginvestasikan untuk masa depan yg lebih baik. Mungkin bisa menyiasati dengan menyisihkan uang 20rb per hari.


Silahkan login untuk memberikan pendapat