Ngerumpi yang Gayeng (tapi bukan untuk Semua Orang) 44

Rabu, 30 Sep '09 13:02

Karena Ngerumpi adalah sahabat dagdigdug.com, sejumlah orang bertanya ke saya -- mayoritas adalah wanita. Ada juga yang nggak bertanya, cuma komentar. Kenapa? Karena saya bagian dari dagdigdug.com dan Jaringan Langsat.

Tapi ini bukan survei, sehingga saya nggak melaporkan jumlah responden dan sebagainya. Pelaporan saya, jika menyangkut jumlah, langsung ke penyimpulan, tanpa data kuantitatif. Umumnya mereka sudah melihat Ngerumpi. Ada juga yang mencoba mendaftar.

Hampir semua sependapat: Ngerumpi itu meriah, antaranggotanya akrab. Juga hampir semuanya sependapat bahwa Ngerumpi itu seperti blog tapi dikandangkan sehingga setiap penulis merasa mendapatkan garansi bahwa tulisannya dibaca.

Sebagian besar juga sependapat Ngerumpi kental warna wanitanya, dan topiknya bisa beragam. Lagi-lagi seperti blog begitulah.

Tapi... ada juga catatannya. Dua orang (dari berapa orang hayo?) heran kenapa fashion jarang dibahas. Satu orang bilang, soal lingkungan jarang dibahas. Dua orang lainnya berpendapat isu gender kurang diangkat secara tajam di Ngerumpi. "Kurang ideologis," kata salah satu di antara dua itu. Saya tak menangkis maupun mengiyakan, karena hanya menjadi penampung. :D

Nah, separuh dari mereka menyatakan keheranan kenapa nggak semua komentar itu "nyambung". Kadang cuma buat say hello kayak di forum. Lagi-lagi saya hanya menampung. Tapi dalam hati saya bilang, "Dalam blog pun sering begitu."

Ada lagi? Ada satu orang yang bilang, kesannya Ngerumpi itu buat pamer. Ya pamer kebahagiaan bersama kekasih, pamer punya masalah padahal tidak (lho?), pamer soal pencapaian... Intinya cari perhatian. Saya tidak dalam posisi menuntut bukti posting mana yang dimaksud.

Ada satu lagi yang komentarnya mengagetkan. Si Mbak bilang, "Ngerumpi itu kok nggak mencerdaskan. Diskusinya cemen. Beda ama kanal politics today di iVillage.com. Tapi dibilang asik juga kagak, beda ama Glamour.com." Lagi-lagi saya nggak defensif, makanya nggak nanya apa yang dimaksud "mencerdaskan" dan "cemen". Saya cuma menanggapi apa yang suka dari Glamour, yaitu keriwilan wanita terhadap wanita. :D

Sudah dua bulan lebih Ngerumpi berjalan. Seperti umumnya wadah komunal, Ngerumpi memang tidak untuk semua orang. Hanya orang yang cocok yang masuk. Hanya yang iseng yang melongok, tanpa bergabung. No problem kan? Kalau nggak cocok silakan ke toko sebelah -- semoga sudah buka. :)

© Ilustrasi: entah


Tag: gender, politik, harapan, feminisme, lingkungan, kiritik, ivillage, glamour, portal wanita

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

donyariya 0 0
hehehehehe : D
masukan yang bagus, selain memang memberikan opsi untuk ke toko sebelah, kalau memang ada masukan yang baik dan berguna gak ada salahnya di sediain di ngerumpi kan paman, dari pada pelanggan banyak lari ke toko sebelah kalau dah buka

jujur saya juga banyak riwil terhadap content ngerumpi, dan beberapa kali postingan saya memberikan kritik atau sekedar membuat panas di ngerumpi, tapi what ever it is, tidak ada salahnya kalau memang bisa dan lebih baik, yuk kita perbaiki bareng : D

*komensokbijak*
Goy Si Ababil 0 0
saya protes kerass!!

isu gender sudah pernah diposting di artikel copas sayah dan dan soal lingkungan, udah ga terhitung berapa artikel mengenai pemandangan disini... malah, disini lebih kaya topik, diantaranya: tentang BULAN!

: )) : )) : )) : )) : )) : )) : )) : ))
venus 0 0
hahahah....makasih masukannya : D
venus 0 0
Goy Si Ababil: keplak goy : ))

dan ini adalah salah satu komen gak nyambung di ngerumpi. iya je, kok gak mencerdaskan ya? ; ))
donyariya 0 0
venus: btw apa ada visi dan misi ngerumpi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa : p
Dewi Pinatih 0 0
venus: soalnya kita semua sudah cerdas jadi ga perlu dicerdaskan lagi... xixixiixixiix

*dilempar blekberi sama orang se erte : D
clingakclinguk 0 0
saya jadi ingat tentang sampah yang diomongin semalam, sampah yang mungkin bagi banyak orang seuatu yang tak ada nilainya, tak berguna, tapi bagi pemulung, sampah seperti harta karun.
jadi tergantung dari mana melihatnya.

tapi soal apa2 yang apa2 yang dibahas di ngerumpi.com itu, itu ide yang bagus saya rasa, mungkin selama ini disini kurang tajam diskusinya pada topik tertentu, tapi saya yakin ini adalah bagian dari sebuah proses dimana nanti ngerumpi.com akan menemukan format yang lebih ciamik : )

dan pada akhir komen, saya setuju dengan paragraf terakhirnya maspaman : D
maspaman 0 0
venus: Huahahaha. Sekmplet-kompletnya hypermarket dia nggak jual semua kebutuhan orang kan? : D
perempuan api 0 0
awal2 saya juga pernah bertanya tentang topik perempuan yang kurang ideologis... : )) tapi jangan tanya yang mana topik yang ideologis karena saya juga bingung jawabnya : ))

*penanya yang ga bertanggungjawab*
Goy Si Ababil 0 0
venus: (eh?) isu BULAN kan berarti kita membahas astronomi juga mbok disini : ))
Mat Koplo 0 0
[ Ngerumpi itu seperti blog tapi dikandangkan sehingga setiap penulis merasa mendapatkan garansi bahwa tulisannya dibaca.]

Kayanya ini yg paling kerasa, jaminan dapet feed back, mau feed back jelas ataupun ndak jelas : p.

Taun 2004 saya sempet bikin blog cuman karena ngerasa ngomyang dan nggeremeng sendiri tanpa ada yg baca akhirnya berenti setelah 3 bulan, mendingan bikin log di hardisk aja ; ).
candrakirana 0 0
Mat Koplo: setuju. biasanya aku posting di blog, tapi dikit yang ngasih feedback. baru di ngerumpi, aku dapet diskusi yang interaktif.
ann 0 0
apaan siy isu BULAN ? *ndak ngerti*

hehe.. emang sih, padahal kategori2 di ngerumpi memang sudah bernuansa kewanitaan *dan banyak ttg relationship*, tapi kayanya emang lebih banyak yg masuk kategori OT .. wekekeke...
mas stein 0 0
ada aturan dasar yang harus dihormati sesuai visi dan misi pendiri. tapi namanya situs komunitas pasti ada goyangnya tho, tidak sekedar mencerdaskan atau mencerahkan, tapi juga menyamankan.
Goy Si Ababil 0 0
ann: ndak berani jawab... tanya sendiri... ; )) *ngelirik ke venus*
dee 0 0
mas stein: yup, rumah yang nyaman bagi saya... : )
ann 0 0
mas stein: iya betulll.. palagi kalau emang based-nya ke komunitas : ) eh ini basednya komunitas bukan ya? hahaha...

Goy Si Ababil: oooo.. lokaaaaalllllllll : ))
malaikatpendosa 0 0
saya sih cocok-cocok saja..setidaknya disini saya belajar ngasah lagi kemampuan tulis menulis yang masih cetek ini : D
Penonton kerusuhan 0 0
nyaman.. itu aja, kalo mau diturutin semua isi kepala pasti ndak mungkin nemu 'ideal'. : )
maspaman 0 0
Penonton kerusuhan: Ada orang,wajah baru, masuk ke toko. Dia ngeluh ini gak ada, itu gak ada. Lantas pemilik toko nyediain barang yang dia mau. Orang itu gak datang lagi. : D Lebih menarik menanya pelanggan apa kebutuhannya, syukur pelanggan bisa memasok barang. : ) Itu kalo saya jadi si pemilik toko : D
venus 0 0
maspaman: okay. I get the message. makasih, paman : D
Penonton kerusuhan 0 0
maspaman: ya.. ya.. saya ngerti maksud paman.. : )

*salah satu pelanggan toko maspaman* : D
maspaman 0 0
Penonton kerusuhan dan venus: saya juga pelanggan toko Ngerumpi, tapi lebih sering window shopping, sambil berharap bersua Silly : )
clingakclinguk 0 0
maspaman: dan sampeyan tau ndak kalau setiap sampeyan mampir kesini, nitip dagangan disini, woh, laku keras paman, saya rasa pelanggan2 yang lain pasti slalu nunggu2 sampeyan
maspaman 0 0
clingakclinguk: Salah. Yang konsinyasinya bagus itu mas stein : D
Penonton kerusuhan 0 0
maspaman: lah paman masih mending, barangan dagangannya ditunggu. kalo saya memasok barang selalu dirusuh sama perusuh2 itu
*tunjuk clingakclinguk* : ))

akhir2 ini memilih window shopping aja : D
ann 0 0
Penonton kerusuhan: hahaha.. lagi ngambeg niy tukang nasi goreng-nya ngerumpi ...
Penonton kerusuhan 0 0
ann: bukan, lebih enak window shopping.. : ))
desty 0 0
Namanya juga ngerumpi,ga mesti serius kan? yg penting rame..
dan sebenarnya diantara komen yg sering rusuh itu ada juga kok yg berada di jalur yg benar.
yohanes hans 1 suka | 0
kalo untuk tulisan yang mencerdaskan dan mendidik, saya yakin itu cuma masalah waktu kok. saya yakin dari teman-teman di ngerumpi.com sebenarnya banyak tulisan2 yang bermutu tinggi, cuma mungkin "BELUM DIKELUARIN" aja.

mungkin ada beberapa orang yg sedang membaca suasana dulu sebelum mengeluarkan tulisan-tulisannya yang bermakna, dan sbg perkenalan, mrk lebih dulu mengeluarkan tulisan2 ringan agar bisa saling mengenal dengan sobat rumpi yang lain melalui canda dan tawa, krn itu adalah cara paling mudah dan friendly.

Pesan pribadi dari saya, buat anda yg menganggap ngerumpi.com itu cemen, tulisannya tidak mencerdaskan dan tidak mendidik:

1. ngerumpi.com itu baru saja terlahir, bahkan Grand Launching pun belum, jadi bukan saatnya membuat judgment saat ini.

2. sebelum anda berkomentar bahwa tulisan2 di ngerumpi.com itu tidak mencerdaskan dan mendidik, saya sarankan BACA SEMUA artikel yg pernah ada di ngerumpi.com (dalam artian BACA SEMUA TANPA ADA YG TERLEWAT), lalu tanya lagi ke diri sendiri, benarkah SEMUA tulisannya tidak ada yg mencerdaskan?

3. pernah dengar prinsip seperti ini?
"Petarung yg cerdik dan tangguh, tahu kapan harus mengeluarkan teknik andalannya dalam sebuah pertarungan."

So... It's All About Timing And Momentum Guys : )
sabaiX 0 0
pembaca bisa memilih sendiri petualangannya, eh, milih postingan mana yg kira-kira disuka. nggak harus dibaca semua juga kan : )
yohanes hans 0 0
sabaiX: betul.... : )
*digebuki rame2 ama pembaca, usulnya bikin sakit mata* : )) : ))
devieriana 0 0
sekali lagi.. kalo nurutin selera semua orang ya susah.. Kalau mau gabung & ngerasa cocok ya monggo, kalau enggak gabungpun juga nggak masalah. Kalau punya ide ya kenapa nggak ditulis aja disini.. toh kita nggak melulu membahas masalah curhatan perempuan kan? banyak lho yang bisa diposting disini..

Apapun reaksi & pendapat orang.. The show must gogon!! : )) : )) : ))

nyambung gak? nyambung ga? ; ))
dita-gigi 0 0
ealah... kalo ndak penting ya kenapa dibaca... kalo ndak suka kan boleh melongok ke toko sebelah... ; ))

menurut saya, rasanya banyak kok topik yg serius dan isnpiratif. mana sekarang penghuninya udah banyak mampus, ndak kayak awal2 dulu, dimana dapet komen 10 aja udah sujud syukur... bukannya kalo banyak yg ngerusuhi itu artinya ngerumpi homy banget yaa... disini, kita berasa dirumah sendiri, becanda sama kakak-adek sendiri... yg muda bisa curhat ke yg tua-an... yg tua bisa sharing pengalaman...

ya kadang kita juga butuh luchu2an bukan... masa iya serius terus... di kantor serius, di rumah serius... disini lah tempat kita bermain dalam tanda kutip tentunyaa...

tempat sharing segala sesuatu, dari yg bikin bete, sampe yg bikin hepi...

eh, saya salah ya... bookaholic magic@

: D piss...
Lele doang 1 suka | 0
Ea... saya seneng kog di ngerumpi... rasanya seperti ketemu emak-bapak-kakak-adik (yang ini kayaknya belom ada, hahaha) dalam jumlah besar dan dengan pandangan yang beda-beda juga.

Pandangan beda dan pengalaman yang beda, yang sedikit banyak juga membantu saya melewati kehidupan yang rasanya berat gimana gitu (emang ngangkat semen apa? *dikemplang wajan se-eR-Weh ngerumpi*).

Saya jadi suka bersyukur, dan juga jadi lebih membuka hati dan berempati setelah baca artikel -artikel para mamih dan para papih yang kadang-kadang suka bikin mewek-mewek dan juga mikir serta terinspirasi. Jadi sebenarnya, ngerumpi tak hanya bisa dibaca dengan mata, tapi juga harus dibaca dengan mata hati. Karena keindahan ngerumpi itu menurut saya terletak di kebersamaan yang menyenangkan (makasih para perusuh lapak, saya seneng deh bisa merusuh bareng kalian : ) ) dan juga sebuah oase bersama sebagai sumber inspirasi sekaligus mengingatkan untuk terus bersyukur atas indahnya hidup.

Jiah, ini komen panjang bener : ))
pakRW 0 0
yg penting asoy, paman.
ini bukan paman tukang sayur kan ye : D
rielearning 0 0
yang jelas, aku nyaman disini : D
queeny o corner 0 0
ketemuuuuuuuuuu..!!!!! iki tho postingan awa na yak..
woelahhhh disana digoyang disini digoyang, ajrud2tan g karuan..

itu biasa lah..
pasal 28 kan bebas berpendapat xixixiixix *tumben masi inget pelajaran SD

rielearning: benul sekalehhhh
wanita pan yak mayoritas na pake rasaaa, en nyaman itu soal rasa bukan logika..

duhhh nyaman deh disini,, *gelar tiker* tidurrrrrrrr
Leksa 0 0
TOko sebelah semoga sudah dibuka.

ADa berapa toko lagi sedang dibangun paman ? : D
Silly 0 0
nanti saya posting hasil wawancara saya dengan sepasang suami istri mengenai ngerumpi.com yaaahhhh : D
nengratna 0 0
ngerumpi sama berbagi ... hemm ...
Introvertina 0 0
Yang ditulis sama si maspaman di atas ini mang saya stuju...ndak ada yang maksa juga tho untuk tetep tinggal di nih rumah...banyak kos2an lain di sebelah...

Minjem istilah venus kalo nikah itu hanya untuk orang2 yang cocok, ngerumpi pun cuma untuk orang2 yang cocok di sinih...hihihihi

Happy rumpi Fellas...

errr..saya kagum sama komen di sini...rata2 menyangkut topik je...HEBAT... : D
alisyah 0 0
kalo belum buka, buat toko sendiri aja
jadi bebas nge-define seleranya
nadnidnud 0 0
saya baru join kemarin padahal uda disuruh ikut sebulan lalu :">

Silahkan login untuk memberikan pendapat