(Masih) tentang pria dan wanita 81

Jumat, 11 Sep '09 21:15

Sebuah artikel yang muncul di detik.com ..

Silakan baca di sini (detik.com)

Saya quote aja ya :

Namun dibanding wanita, pria lebih cocok menjadi pemimpin. Bahkan sebodoh-bodohnya pria masih punya kemampuan memimpin dibanding wanita.

Dalam jurnal Cerebral Cortex para peneliti memperlihatkan bahwa area otak yang dinamakan Inferior Parietal Lobule (IPL) pada pria umumnya lebih besar ketimbang pada wanita. Area tersebut merupakan bagian dari cerebral cortex dan terdapat di kedua sisi otak diatas kuping.

Mungkin hal ini yang menjelaskan mengapa wanita lebih ahli dalam menguasai bahasa sedangkan pria lebih ahli dalam matematika. Beberapa studi lainnya memang menunjukkan bahwa pria lebih banyak menggunakan otak kirinya sedangkan wanita menggunakan otak kanan. Itulah yang membuat pria lebih cocok menjadi pemimpin.

Pria memecahkan masalah dengan cara-cara yang terstruktur dan penuh logika sedangkan wanita cenderung memecahkan masalah dengan cara-cara yang kreatif dan penuh perasaan. Dalam studi lainnya, Pearlson menunjukkan dua area terpenting di otak yakni frontal dan temporal lobe yang lebih besar terdapat pada wanita.

Tapi satu-satunya kelemahan wanita adalah tidak bisa membuat keputusan. "Itulah sebabnya wanita membutuhkan laki-laki untuk memimpin, karena laki-laki paling bodoh sekalipun punya kemampuan untuk memimpin," ....

Kelebihan secara alami itulah yang membuat pria lebih banyak menjadi pemimpin karena seorang pemimpin dituntut untuk bisa menyelesaikan masalah dengan penuh analisis dan harus cepat mengambil keputusan.

... kemampuan memimpin pada wanita bisa dilatih. "Buktinya ada juga perempuan yang bisa jadi pemimpin, seperti Margaret Thathcer. Itu karena sejak kecil ia memang dididik dan dirangsang otaknya untuk menjadi pemimpin. Tapi persentase wanita seperti itu hanya sedikit ...

 

Any comments ?


Tag: struktur otak

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

perempuan api 0 0
hmmmm....

*sementara comment-nya cuma ini mas : )) nunggu kerusuhan dulu baru nimbrung lagi*
clingakclinguk 0 0
sbelum ada penelitian ini, bahkan sebelum adanya ajaran agama, sebelum adanya steriotip pemimpin adalah pria, pria sudah biasa ditunjuk jadi ketua/pimpinan,apakah pria memang dilahirkan untuk jadi pemimpin?

*ini mah bukan komen, malah tanya : p*
ririsatria 0 0
perempuan api: hahahaha ... iya, aku juga lagi menunggu kerusuhan juga neh : )) .. soalnya artikel tersebut juga berpotensi menimbulkan kerusuhan : D
ririsatria 0 0
clingakclinguk: jadi, kesimpulannya ? : ))
queeny o corner 0 0
diriku si sedelapan sama si artikel ini om ririsatria

satu2nya wanita yang merasa bisa memimpin padahal engga bisa (ini pendapat saya lhooo, cuma pendapat engga' usah di debat)

satu2nya ya cuma megawati si sotoy

ajiiiikkkkssss,

PISS ahhhh

kalu ada pendukungnya, silahkan baca lagi yang di dalam kurung.
Mbah Ngasmuni 0 0
Kayanya kok ini eksperimen iseng mas Riri, apa lagi mau jadi provokator memancing kerusuhan ? : ))

Tentang lelaki bodoh yang dianggap layak menjadi pemimpin karena bisa mengambil keputusan walaupun ngawur saya kok langsung inget Dubya Bush, yg menurut saya presiden Amerika paling culun.

Kontras dengan istrinya Laura Bush, kalo sempet coba intip video wawancara ini :
http://politicalt…hool-speech/

IMHO Ibu Laura Bush itu malah kelihatan cerdas dan kharismatis, dibanding suaminya. I believe she would make a better President than her husband : D

perempuan api 0 0
queeny o corner: justru yang didebat itu pendapat. kalo yg ga usah didebat, namanya kitab suci : p : ))

tapi saya juga ga niat mendebat kok. saya juga bukan pendukung dia atau siapapun : p
aubrey.ade 0 0
ririsatria: kerusuhan belum mulai ya, jam segini? **lirik2 clingakclinguk** : D

perempuan api 0 0
Mbah Ngasmuni: ouh...jadi inget juga Hillary dan Clinton : p
Mbah Ngasmuni 0 0
perempuan api: Asal jangan Sarah Palin ajalah, kiamat lebih cepet kalo sampe dia : D
perempuan api 0 0
Mbah Ngasmuni: sarah palin? ahahahaha.....ga lah mbah, ga ngeliat ada nilai lebih di dia.
btw, boleh tau mbah, kenapa 'jangan sarah palin'? pengen denger pendapat cowok : D
clingakclinguk 0 0
ririsatria: lho, ada tugas bikin resume ya? : D
begini deh, dr tulisan di atas sudah dijelaskan kelebihan pria beserta kekurangan, wanita pun demikian, jadi sudahlah, ndak usah diributkan krn adanya kelebihan & kekurangan itu, kita saling membutuhkan, kekuatan kalian, eh kita (pria & wanita) bisa saling menutupi, dunia tanpa wanita kayaknya bakal serius banget ya : D

queeny o corner: wahahaha...sabar bu, jangan emosi, pemilu sudah lewat : )) setidaknya beliau sudah diberi kesempatan yang sama dengan pria toh? mengenai bisa atau tidak bisa, ya kita sudah sama-sama tau lah, kan kita pernah sama2 dipimpin beliau : D
clingakclinguk 0 0
perempuan api: kalo cuma milih sarah, yo ndak usah jauh-jauh milih sarah palin, wong negara kita juga punya sarah, sarah ashari : D
perempuan api 0 0
clingakclinguk: ; )) kenapa rupanya dengan sarah ashari mas? berniat mencalonkan dia jadi pemimpin rumah tangga?

hihihi....
coklat 0 0
wahhh, saya ga setuju dengan artikel itu tuh, perempuan tidak bisa didefinisikan melalui tubuh saja tetapi harus dilihat juga, manifestasinya lewat kesadaran yang disalurkan melalui aktifitas-aktifitas sosial. Walaupun dengan keterbatasan biologisnya, banyak kok perempuan yang menjadi makhluk intelektual dan mampu mengaktualisasikan naluri kepemimpinannya melebihi laki-laki.

Mengingat bahwa manusia pada dasarnya dilahirkan bebas dan karena itu manusia berhak menentukan arah kehidupannya, demikian juga perempuan, perempuan harus diberikan kebebasan yang sama dengan kebebasan yang diberikan pada laki-laki untuk menentukan kehidupannya sendiri.
queeny o corner 0 0
perempuan api: wuihiiiiiiiw, kalu diriku soale ndak demen endebat mb, kedemenannya MENDEBIT
: D

clingakclinguk: diriku ndak esmosi kuq mas, kan ada termos es,, ahahahahah
coklat 0 0
clingakclinguk: yaaa, jangan dilihat dari persepsi agama aja dong...kan agama itu adalah produk budaya...^_^
clingakclinguk 0 0
coklat: ada ya saya melihat dari sisi agama? perasaan saya bilang bahkan sebelum agama ada, sepertinya memang laki-laki yang biasa dijadikan pemimpin.

btw, yg mana sih duluan muncul, agama atau budaya? hubungan keduanya lahir dan melahirkan?

*doh, saya ingin merusuh, bukan ngerumpi serius* "))
perempuan api 0 0
clingakclinguk: kalo mo ngerusuh, bahas sarah ashari aja yuk.... : p
Mbah Ngasmuni 0 0
clingakclinguk: Ndak bisa, kamu udah kadung serius diawal, sekarang terkutuk harus serius terus : p
perempuan api 0 0
clingakclinguk: sokooooor.... bwahahahaha.... terima nasibmu nak!
Mbah Ngasmuni 0 0
perempuan api: Oh tadi saya ndak liat pertanyaan kenapa jangan Sarah Palin. Karena menurut saya dia bisa lebih berbahaya dari Dubya Bush, walaupun sama-sama "Pinter".

Karena sama pinternya ini menurut saya bakalan paling tidak sama ngawurnya sama dubya, tapi karena pinter mendramatisir dan memainkan emosi orang (liat pas dia kampanye) malah bakalan bisa jadi demagog yang lebih mengerikan dari Bush. Gitu kenapa asal bukan palin.
clingakclinguk 0 0
Mbah Ngasmuni: mbah, emang kita ikut pemilu di amrik sono? adoh temen, wong yang disini aja saya ndak ikutan : p
perempuan api 0 0
Mbah Ngasmuni: maap ya mbah kalo salah nangkep: perempuan pinter itu bisa mengerikan?

: ))

*kesimpulan macam apaaaahhh*
coklat 0 0
clingakclinguk: kata siapa mas????? perlu kamu ketahui, sebelum agama monotheis partriarki "muncul", agama paganisme yang lebih mengutamakan "penyembahan kepada alam" yang notabene lebih menekankan kepada feminitas Tuhan lebih banyak digandrungi, bahkan wanita di anggap sebagai rekan yang setara, tidak ada pengeksklusifan gender, tapi sejalan dengan waktu, agama model begini mulai terpinggirkan dan diganti dengan agama-agama yang lebih menekankan kepada maskulinitas Tuhan.

agama atau budaya? sekarang saya mau tanya sama kamu....adam dan hawa "beragama" dahulu atau "berbudaya" dahulu?
Mbah Ngasmuni 0 0
clingakclinguk: He..he..he.. ya wis balik ke artikelnya bang Riri Satria deh, melipir ke alaska terlalu jauh : D
Mbah Ngasmuni 0 0
perempuan api: Lah Palin itu kata saya pinternya sama kayak Dubya : D Bukan pinter dalam pengertian biasa, tapi secara emosional : p. Palin itu populis sekali dan jago mempermainkan emosi publik to ?

Itu mengerikan mbak, terus terang, karena bisa jadi lebih peka membaca arus emosi orang-orang maunya kemana, dan bakalan banyak pemujanya : p Ngga harus perempuan, habib Rizieq juga bisa mempermainkan emosi pengikutnya : )
perempuan api 0 0
Mbah Ngasmuni: *ngangguk2 setuju* inget guru orator dan agitator zaman dulu

halah, bahasa apa ini?
Mbah Ngasmuni 0 0
perempuan api: Tadi aku bilang Palin itu "Pinter" pake double quote lho : D.

Rusak ini lapak bang Riri sampe bahasan ke Alaska.

Udah ah, saya mau bertobat.

*dengerin ceramah habib, mencari pencerahan tentang merusuh*
clingakclinguk 0 0
woh ini si penulis artikel ndak bertanggungjawab, mana orangnya? saya jadi terjebak disini, baru kali ini saya ngerumpi kudu meres otak *sokoooorrr*

coklat: oh, saya salah kalo begitu : ) maafkan kecetekan pengetahuan saya.
suwer, saya sedang tidak dalam kondisi semangat untuk berdebat, apalagi saya tak punya pengetahuan yang cukup dalam bidang ini *perusuh kualat*

barusan tanya mbah google :
perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

dan sepertinya anda benar, disitu disebutkan bahwa religi merupakan bagian dari budaya *menjura pada coklat*
Mbah Ngasmuni 0 0
clingakclinguk: Kalo bawa-bawa agama memang rumit jadinya bisa sensitif kemana-mana. Kalo mau bahas artikel itu sebenernya liat dari loncatan logika, dari data di jurnal itu ndak ada masalah pemimpin.

Begitu dibilang lelaki lebih bisa ambil keputusan dan analitis, langsung dibilang yang ogeb pun bisa memimpin. Itu yg masih bisa dipertanyakan tanpa bawa-bawa agama. Counter example sudah saya kasi, dubya bush. Bisa sih dia mengambil keputusan, tapi kalo keputusannya ngawur malah dunia akhirnya runyam.
kucing_usil 0 0
eh ini maksutnya pemimpin negara ya? dalam rumah tangga atau dunia kerja bagaimana? soale kan banyak juga perempuan yang mumpuni jadi project team leader, top lah : ))

omong omong ada apa dengan sarah azhari? ; ))
perempuan api 0 0
Puuussss...satu kucing muncul. Yuk, bahas kepemimpinan sarah ashari aja : p
kucing_usil 0 0
miaaaw : ))

iya, sarah azhari ndak diragukan lagi kepemimpinan dalam hal foto mesum dan sensasi ; ))
myaw 0 0
kucing_usil: it runs in the family ; ))
kucing_usil 0 0
myaw: ow, pastinya tapi menurut saia Sarah yang pantas jadi pemimpin klan : ))
Tukang Nasgor 0 0
ada yang ngomongin foto mesum ya..?



kucing_usil 0 0
Tukang Nasgor cepat banget datangnya ; ))
Tukang Nasgor 0 0
kucing_usil: radar saya kuat kalo soal yg begituan.. : ))
ntieholic 0 0
Tukang Nasgor:

sinyal langsung penuh yaaa : ))
Tukang Nasgor 0 0
ntieholic: cuma kebetulan aja sinyalnya nangkep disitu terus.. : ))
yohanes hans 0 0
rame amat yak : D : D : D
kucing_usil 0 0
Tukang Nasgor: hahahaha anonoh : ))

*pajang poster pimpinan klan Sarah Azhari ; ))
dee 0 0
coklat: sama dengan clingakclinguk, pengetahuan saya juga cetek.

Saya beberapa kali mendengar tentang kata2 feminisme Tuhan dan maskulinitas Tuhan. Kapan2 tulis ya artikelnya. Tapi tentu saja dengan semangat share bukan berdebat apalagi debat kusir.
Soalnya saya pengen tahu aja. Karna selama ini saya mikirnya sesuatu yang "berbau" ketuhanan itu tidak laki-laki juga tidak perempuan. Jadi Dia punya sifat feminisme (kasih sayang dan kelembutan) dan sekaligus maskulinitas : )
kucing_usil 0 0
coklat: eh, sifat feminisme dan maskulinitas? kok sepertinya mengarah ke memanusiakan Tuhan ya?

mesti posting artikel sendiri kali ya?

*mendadak merinding disko : (
dee 0 0
kucing_usil: iya.. ya.., seperti memanusiakan tuhan. Padahal Tuhan itu diatas segala-galanya. Mungkin (ini mungkin yah.... hasil pemikiran otak cetek saya) ini hasil dari anggapan agama lahir sesudah budaya...
Padahal bukannya Tuhan menciptakan segala, termasuk budaya. Bukankah budaya merupakan hasil karya masyarakat (dalam artian kelompok manusia). Sedangkan agama telah ada saat Adam baru diciptakan (atau malah sudah ada sebelumnya?) Entahlah.....
kucing_usil 0 0
mungkin kalo ditulis dengan pengetahuan dan sumber yang cukup bakal jadi artikel yang menarik.

abisnya jadi melenceng kan kalo mbahas itu di artikel bagus ini : D

*maap ya om ririsatria, sungkem
Silly 0 0
gak usah didebat. Artikel diatas jelas sekali memperlihatkan ketakutan lelaki akan mulai meluasnya kekuasaan perempuan, makanya bikin artikel kayak gitu.... : D

*ditabok*
Tukang Nasgor 0 0
dee: setuju sama kucing_usil, mbok ditulis, nanti bisa jadi artikel yang menarik, trus dirusuhi.. : D

kucing_usil 0 0
Tukang Nasgor: hahaha emang hasrat merusuh itu perlu disalurkan ya? : D
Tukang Nasgor 0 0
kucing_usil: kalo merusuh itu bukan saya yang sering mulai.. : p

malah seringnya saya kebagian yang sisa2..

*cuci tangan, habis itu cuci muka* : ))

kucing_usil 0 0
Tukang Nasgor: ga ngaku lagi !!! : ))

*kitik-kitik pake kemoceng : D
Tukang Nasgor 0 0
kucing_usil: lha saya itu kalo komen serius terus lho..

*serius mau rusuh* : ))
Mbah Ngasmuni 0 0
Tukang Nasgor: Ada kerusuhan ya ? mana-mana ? kok gak ajak-ajak ? : D
kucing_usil 0 0
Tukang Nasgor: lapak bagus begini, ndak ada bahan buat merusuh : ((

eh tapi ada Sarah je : p

*mbayangin yang iya-iya

Mbah Ngasmuni: mbah mau diajak kemana? : ))
ririsatria 0 0
Huaaaa .. sudah banyak komentarnya ... : )) : ))

Sebenarnya artikel di detik.com itu sederhana saja kok menurut saya ...

Ada penelitian mengenai bentuk dan struktur otak manusia, ternyata berdasarkan bukti empiris riset, ditemukan ada bagian otak yang lebih besar pada pria, dan ada yang lebih besar pada wanita (jadi masing-masing punya kelebihan).

Para peneliti struktur otak tersebut (yg pasti tentu dengan ilmu pengetahuan yang tidak main-main) menyimpulkan bahwa komponen yang berlebih pada pria itu adalah komponen berpikir sistematis dan lojik. Sementara itu komponen yang berlebih pada wanita adalah komponen perasaan dan berpikir kreatif.

Keduanya mampu membuat keputusan dalam hidup, dan keduanya juga mampu memecahkan persoalan (problem solving). Hanya saja pendekatannya yang berbeda, yang pria pendekatannya lebih sistematik dan lojik, sementara yang wanita lebih menekankan perasaan dan kreativitas.

So far, keduanya oke kan? Masing2 punya kelebihan dan kekurangan. Saling melengkapi.

So far, ini gak ada bahasan agama, ini murni riset di bidang ilmu pengetahuan (science). Jangan dibawa-bawa ke ranah yang agama donk ... hehehe ...

Interpretasi para ahli tersebut, untuk menjadi pemimpin diperlukan ketegasan, dan itu terdapat pada pola pikir yang sistematik dan lojik, yaitu pada pria : D

Nah, jika ingin menggugat tulisan ini, maka tentu dengan argumen pula ... maka perlu argumen (scientific) tandingan ... yaitu :

- perlu dibuktikan ternyata struktur otak pria dan wanita itu sama, kalaupun ada bagian yang berbeda, itu bukan komponen yang utama dalam pembentuk pola pikir, jadi kesimpulan dalam penelitian terdahulu itu tidak valid,

- interpretasi bahwa ketegasan dalam kepemimpinan itu bukan merupakan produk dari pola pikir yg sistematis dan lojik (pria), sehingga pola pikir yg penuh perasaan dan kreativitas (wanita) pun bisa tegas dalam memimpin,

hehehehehe .. makin njelimet khan? : )) : ))

so, ini bukan diskusi agama, bukan diskusi budaya, tapi murni diskusi sains kok ... : D
kucing_usil 0 0
*mulai meraba-raba kepala, kira-kira lebih besar bagian kanan atau kiri ya : ))
Tukang Nasgor 0 0
Mbah Ngasmuni: ah, simbah telat.. harusnya tadi mbah disini untuk meluruskan komen2 itu dengan komen OOT simbah
*dikutuk* : D

ririsatria: itulah bang, kenapa harus melebar kemana2... diskusinya kan harusnya sains, kok ada sarah ashari, sainsnya dimana tu.. : ))

kucing_usil: kepala besar.. kepala besar.. : ))
kucing_usil 0 0
Tukang Nasgor: hush, itu tandanya otak saia berkembang dengan maksimal : ))

eh tapi otak besar kalo ndak dipakai percuma tho : (
Tukang Nasgor 0 0
kucing_usil: membuka aib diri sendiri ; ))
kucing_usil 0 0
Tukang Nasgor: dipake nya juga maksimal kok : ))
clingakclinguk 0 0
ririsatria: smalem kayaknya saya salah komen, lantaran nyempilin kata agama (doh)

padahal smalem cuma mau bilang, pemimpin sudah tidak lagi diliat dari jenis kelaminnya (lagian pemimpin mana yang mau diliatin kelaminnya?) *asik mulai ke jalan yang benar*, mau laki atau perempuan, yang penting berkompeten, ya monggo : ))
Tukang Nasgor 0 0
kucing_usil: syukurlah maksimal, itu berarti ukurannya XXXL ya..
*mang baju* : ))

clingakclinguk: ngeles... tapi tetap rusuh.. : )) : ))
Mbah Ngasmuni 0 0
ririsatria: Walah, siapa yang mau bikin paper tandingan dari paper asli yang udah ada di jurnal ini : http://cercor.oxf…full/9/8/896 ? : )) : )) Gak yakin ada warga ngerumpi yg sempet ditengah kesibukan merusuh. Bagian itu fine-fine aja, asal gak dipakai batu loncatan logika di bagian yang berikutnya saya bahas dibawah ini.

Menurut saya satu-satunya bagian yang perlu dibantah di artikel itu adalah kalimat ini :
"Itulah sebabnya wanita membutuhkan laki-laki untuk memimpin, karena laki-laki paling bodoh sekalipun punya kemampuan untuk memimpin," ...."

Kemampuan memimpin "laki-laki paling bodoh" itu yang perlu dipertanyakan, tegas masuk jurang ? : )) : )) : )) Gak deh, mendingan dipimpin sarah azhari.
kucing_usil 0 0
Tukang Nasgor: mungkin iya : ))

udah kodratnya clingakclinguk jadi RUSUH Of The Week : ))

Mbah Ngasmuni: mbah, selamat bergabung dengan tim rusuh : ))

*firm shake hand
Mbah Ngasmuni 0 0
kucing_usil: Mau dong, firm shake hand ama Sarah Azhari : D
kucing_usil 0 0
Mbah Ngasmuni: : )) : )) : ))

ingat lho mbah, mbah putri kan juga baca ngerumpi.com

ntar mbah buat lagu "Maafkan Kekhilafanku" kalo berantem sama mbah putri ; ))
Mbah Ngasmuni 0 0
kucing_usil: Mbah putri udah sadar suaminya cunihin kok, dan lagu maafkan kekhilafanku itu udah tiap hari diputar beberapa tahun ini, gak perlu ngarang lagi : )) : ))

ok selamat ngerusuh deh Cing : D Simbah mau matiin router biar mbah putri gak bisa liat ngerumpi : D
kucing_usil 0 0
Mbah Ngasmuni: iya mbah : D

semoga puasanya hari ini lancar dan salam buat mbah putri : ))
imy 0 0
kalo saya sih lebih baik dilemahkan oleh perasaan daripada dipimpin oleh seroang laki-laki bodoh.
ririsatria 0 0
Mbah Ngasmuni: waaahhhh .. terima kasih atas komennya Mbah ... yup, kayaknya di sana kejanggalan menarik kesimpulannya ... : D
coklat 0 0
clingakclinguk: *salaman plus pelukan sama clingakclinguk*
kucing_usil 0 0
coklat: antri minta peluk coklat : D
clingakclinguk 0 0
coklat: duh, klo pelukan jangan disini, banyak orang, malu sayah : D
coklat 0 0
dee: kucing_usil: bukannya ga mau bikin artikel tentang topik maskulinitas dan feminitas Tuhan, cuma...ntar ujung2nya juga perang agama...lagian saya ga mau menggangu orang yang sudah merasa tenang dan yakin dengan "keimanannya". Ntar dikatain provokator...trus di musuhin sama keluarga ngerumpi...terus ga punya temen yang sehangat kalian lagi...makanya ga mau bikin topik gituan... : )
coklat 0 0
clingakclinguk: sekali kali meluk meluk clingakclinguk tanda sayang sebagai temen.....*peluk eratttt*
coklat 0 0
kucing_usil: *peluk-pelukkk kucing* : D
Silly 0 0
wadohh, rupaya ada adengan peluk2an threesome disini : )) : )) : ))
kucing_usil 0 0
coklat: paham : D

*nunggu sampe coklat & clingakclinguk selesai pelukan ; ))
coklat 0 0
kucing_usil: makasih~ : ))
*pelukan bertiga sama kucing_usil clingakclinguk, biar hangatttt (halahh..geplak kepala sendiri)*
kucing_usil 0 0
tendang clingakclinguk

coklat: kita berdua aja yang pelukan : ))

Silahkan login untuk memberikan pendapat