Mbak Djen si Pengemudi Taksi 25
Sabtu, 5 Sep '09 00:48
Tadi siang, saya menggunakan taksi Blue Bird untuk menuju lokasi Kopdar Ngerumpi. Kaget juga, ternyata pengemudi taksinya perempuan. Ini pertama kali saya naik taksi disopiri oleh pengemudi perempuan.
Dari sisi wajah dan penampilan, kayaknya si Mbak ini gak pantes deh jadi pengemudi taksi .. hehehehe ... Oh ya, panggil saja dia Mbak Djen, 45 tahun, (lihat aja fotonya di samping ini, saya potret atas seizin ybs). Si Mbak ini blasteran Talaud (sulawesi utara), Jerman (makanya wajahnya agak rada2 bule gitu), dan Banten, dan punya anak 4 (sudah SMA dan SMP), serta baru 3 bulan jadi pengemudi taksi.
Mengapa si Mbak ini memilih kerja menjadi pengemudi taksi? Bukannya sebagai respsionis, dan sebagainya. ... Tahu gak apa pekerjaan si Mbak ini sebelum jadi pengemudi taksi? huaaaa, di bengkel bubut!
Sepanjang jalan raya Cibubur, dilanjutkan di tol Jagorawi, Mbak Djen menjelaskan bahwa tekanan kehidupan lah yang memaksa dia harus bekerja apa saja, saja asalkan halal. Kerja di bengkel bubut pun oke. Jadi pengemudi taksi pun oke, yang penting halal. Kebetulan ya dapatnya sekarang jadi pengemudi taksi.
Dia harus berjuang menelusuri jalanan di Jakarta dengan segala kemacetan, situasi yang kurang ramah pada perempuan, belum lagi karakter penumpang yang macam-macam, sampai dengan preman. Semua untuk menafkahi ke-4 anaknya yang dilakoni sendiri.
Oh ya, dia juga menaruh kunci roda sama pisau cutter di dekatnya. Kalau ada penumpang yang macam-macam, saya gak takut, katanya. Pernah ada penumpang yang usil ngajak macam-macam, bahkan sampai pegang-pegang segala, lalu dibilangin baik-baik, kalau masih ngeyel, ya disuruh turun aja, katanya. Masih ngeyel juga, maka kunci roda bisa beraksi!
Dia enjoy dengan pekerjaan sebagai pengemudi taksi, tidak canggung bergaul dengan para pengemudi lain yang pria. Bahkan mereka saling curhat mengenai setoran, kemacetan, kelakukan penumpang, dsb. Di pool taksi itu, ada sekitar 10 pengemudi perempuan seperti dia. Si Mbak ini bilang, dia masih bersyukur punya pekerjaan, walaupun sebagai pengemudi taksi, sesuatu yang tidak pernah dia bayangkan dulu-dulu, soalnya sekarang banyak yang nganggur. Pekerjaan itu dilakoni aja, yang penting halal, dan harus dibikin enjoy, katanya sambil ketawa, sambil melaju di tol jagorawi.
Tak terasa, saya sudah hampir sampai di lokasi Kopdar Ngerumpi (bawa sate padang) ... si Mbak ini masih terus akan melaju di jalanan Jakarta sampai malam nanti untuk mencari nafkah dengan semangat, tidak mengeluh, dan nyali tinggi ...
Tag: kehidupan, profesi, pengemudi taksi perempuan
Terkait:
-
Wajah Wajah Jakarta
Jumat, 30 Jul '10 00:00 -
Burung Dan Bunga
Jumat, 23 Jul '10 23:10 -
Malaikat Kecilku,,,
Rabu, 21 Jul '10 20:39
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
zeeze: Inspiratif
-
malaikatpendosa: Inspiratif
-
fla: Inspiratif
-
kucingsapi: Inspiratif
-
perempuan api: Inspiratif
-
Goy: Megang banget
-
venus: Inspiratif
-
nivita: Inspiratif
-
candrakirana: Inspiratif
-
mpokb: Inspiratif
-
Aku hanya seseorang: Inspiratif


Komentar:
*malah mbahas sate*
*mintak jatah sate*
doh, semoga dua alat diatas jangan sampek [terpaksa] dipake Mbak Djen
*menjura ke Mbak Djen
om ririsatria, terimakasi sate padangnya
mau dong... sate padangnya. Yah, ngiler nih
christin: sate sudah dihabiskan sama uni sabai (maklum padang juga)
kucing_usil: sama2 ... ternyata satenya lumayan laris ya
dee: hahahaha
christin: kucing_usil: dee: yup, kita bisa bercermin dari kisah2 orang seperti itu ... inspiratif
di jogja itu ada pengemudi becak legendaris. kl gak salah namanya bu poniman apa ya, lupa.
potongannya wes, jian, cowok bgt. tetapi dia kl udah sampe rumah usai menuntaskan gawenya, ya tetep aja jadi ibu.
salam utk mbak djen
BTW, saya hanya sempat makan dua tusuk sate padangnya...enak bener...terimakasih ya bang dan juga tumpangan taksinya ke Ratu Plaza semalam
makasih postingannya, salam kenal
*pada ngomongin sate.. hiks hiks jd pengen..
wah saya malah belum pernah bertemu sopit taksi perempuan, penasaran.. tapi salut ya sama mereka itu.
saya malah lebih sering di supiri supir busway perempuan
*te..sate..* kipas2 arang..
tapi makan pastel banyak
*pura2 ga liat isi postingan*
Wanita bergaun Merah: hehehehe .. kalau gak marah2 lagi, ntar aku traktir sate deh
kucingsapi: oo, suka to sate padang .. thank you
Tukang Nasgor: hahaha, tukang sate padang gak gitu ngomongnya kalo lagi bakar sate
perempuan api: tapi oke kan?
mauuuuuuuu...............
two thumbs up ..
Silahkan login untuk memberikan pendapat