Krisis Perempat Baya 29
Rabu, 12 Agu '09 18:26
Beberapa hari ini, gue memilih untuk merenung dalam perjalanan pulang ke Cibubur. Pilihan yang salah, karena tiba-tiba begitu banyak pertanyaan yang gue lontarkan dalam pikiran gue dan gue tidak mempunyai jawabannya. Pertanyaan sederhana, namun saat seseorang berada dalam mode pencarian jiwa, jawabannya bisa lebih kompleks.
- Siapa diri lu?
- Elu sekarang berada di mana?
- Elu sekarang mau ke mana?
- Siapakah teman-teman elu yang sesungguhnya?
- Apakah pekerjaan elu yang sekarang oke?
- Apa yang ingin elu kerjakan dalam hidup elu?
Akibatnya gue jadi mellow. Gue bilang ke temen gue, dia bilang gue terlalu muda untuk menderita krisis paruh baya. Masa sih? Jadi gue bertanya pada Tuhan dan Dia menjawab, "Googling aja kenapa?" Akhirnya gue googling dan menemukan artikel ini, tentang quarter life crisis yang tidak menjawab pertanyaan gue tapi membuat gue tidak mellow lagi mempunyai pertanyaan-pertanyaan itu dan bersemangat mencari jawabannya. Berikut sebagian yang gue berusaha terjemahkan.
Apakah krisis perempat baya itu?
Itu adalah saat elu stop ikut arus publik dan mulai menyadari bahwa ada banyak hal dari diri elu yang tidak elu ketahui yang elu suka ataupun tidak suka. Elu mulai merasa insecure dan bertanya-tanya akan berada di mana kamu setahun atau dua tahun ke depan, tapi kemudian takut sendiri karena elu sendiri tidak tahu di mana elu berada sekarang.elu mulai menyadari bahwa orang itu egois dan mungkin teman-teman yang elu pikir cukup dekat ternyata bukan orang terhebat yang pernah elu temui dan orang yang elu hilang kontak adalah yang paling penting.
Elu melihat bahwa pekerjaanmu tidak sesuai dengan harapanmu atau mungkin elu mencari pekerjaan impian dan menyadari elu harus mulai dari bawah lagi.
Elu merindukan kenyamanan kuliah, dan bersosialisasi dengan orang-orang yang sama secara konstan. Tapi kemudian elu menyadari bahwa orang-orang tersebut juga enggak terlalu hebat-hebat amat.
Elu mulai mengerti diri elu, apa yang elu mau dan apa yang elu tidak mau. Elu tertawa dan menangis dengan kekuatan terbesar dalam hidup elu. Elu merasa sendiri dan takut dan bingung. Tiba-tiba perubahan adalah musuh dan elu berusaha bertahan di masa lalu tapi dengan cepat elu menyadari bahwa masa lalu semakin menjauh dari elu dan yang bisa elu lakukan adalah tinggal di tempat atau maju ke depan.
Hati elu hancur dan bertanya-tanya kenapa seseorang yang elu cintai bisa melakukan itu ke elu dan elu berbaring di tempat tidur sambil membayangkan seseorang yang lebih baik.
Elu mencintai seseorang tapi mungkin mencintai orang lain juga dan tidak bisa menemukan jawaban kenapa elu melakukan ini karena elu bukan orang yang jahat.
Yang elu tidak sadari adalah semua orang yang membaca ini mengerti maksudnya. Kita semua ada di masa-masa terbaik kita, dan masa-masa terburuk kita, dan berusaha sekuat tenaga untuk mengerti semua ini.


Komentar:
thx for sharing, though
* Elu sekarang berada di mana?
* Elu sekarang mau ke mana?
* Siapakah teman-teman elu yang sesungguhnya?
* Apakah pekerjaan elu yang sekarang oke?
* Apa yang ingin elu kerjakan dalam hidup elu?
pertanya2an ini muncul saat krisis perempat baya?
er bisa dikasih tahu itu rentang usia berapa ya? atau jangan2 setelah kita berpikir gitu sebenarnya sudah masuk ke dalam krisis perempat baya?
NYEREM... cadas..!!!
venus sedelapan mb, BerrrrrrrrrrAT.. heeeee
Sementara perempuan diusia segini mungkin juga krisisnya bila belum memiliki pasangan. Tapi itu dulu deng, jaman sekarang sepertinya perempuan2 cenderung menikah diusia yang jauh lebih mapan, for example 30 thn or up.
Dari sisi pria, ya seperti yg diposting mas Akokow ini. Masukan yang bagus.
Menyikapinya sebetulnya gak perlu dianggap sebagai krisis. Jalani aja sebagai bagian dari proses kehidupan... ada saat dimana kita seneng2, ada saat dimana kita sedih... semua ada saatnya.
So be happy and cheerful. Live is Good
Mencoba mencari arti hidup.... Moga nemu referensi yang bagus mas akokow, so sampean bisa ngerti dan tau jawabannya.
yaoloh si ayam ngaku masi abege *asah golok buat motong ayam
setuju ama Silly , jalani aja sebage proses. ada waktunya nanti kita akan dapetin jawabannya. biar waktu yang menjawab
oiyah, tadi waktu baca pertanyaan2nya, kok jadi inget lagu ini.. 'kamu dimana, dengan siapa, semalam berbuat apa.. ' >
*kembali merenung.... eh.., ujung2nya malah ngatuk.. Dasar bukan tipe pemikir...wahahaha*
Manusia... penuh dilema *halah halah*
Aku juga kadang mikir, sebenernya Real Friends Aku itu siapa?
Kenapa kok dia tega sih ngelakuin itu ke Aku?
Kira2 abis lulus ini, Aku langsung dapet pekerjaan yang oke gak ya?
... and so on, and so on
memang tidak menawarkan solusi tapi paling tidak kita mengalami krisis macam ini bersama-sama...hehehehe..
bener! jangan dianggep krisis...mending buat merenung aja...tentang silver achievement!
saya mah anak kecil, masih imut..kagak pake krisis2an deh
mmm, mbok jangan yang berat2, klo berad2 kita malah takuttt..maklum, masih kecil nih..
jadi ngerasa up and down.. berusaha tetap bertahan dengan mensyukuri apa yang dimiliki.. tapi tetap pusing dengan apa yang akan terjadi kedepan... kadang merasa bingung melangkah.. ingin waktu berhenti sebentar aja. gak pengen ada yang berubah.. tapi di saat yang sama juga gak pengen gini2 aja..
hihihihi.. anggap aja ini bagian dari fase kehidupan yang mesti di jalanin setiap orang..
nice post.. ^_^
terus, how to cure it??
Silahkan login untuk memberikan pendapat