Google Generation 13

Selasa, 28 Jul '09 12:25

(tulisan ini pernah saya posting di blog saya, ini sekedar share sama sahabat semua)

Pernah mendengar istilah “Google Generation” ? Jangan-jangan sudah ada di dalam rumah kita …. well, siapa tahu, anak Anda juga termasuk ke dalam generasi ini … dan Anda memiliki pengalaman yang sama dengan saya berkaitan dengan perilaku anak …

Akhir-akhir ini saya takjub dengan ulah anak laki-laki saya, Raihan, 8 tahun. Beberapa hari yang lalu dia sudah bisa men-download wallpaper serta screensaver dari internet untuk pocket PC HP iPaq yang versi lama (yang sudah tidak saya pakai lagi, dan sekarang jadi milik dia). Saya perhatikan bagaimana “modus operandi” kerja dia. Sambil tiduran di kamar, dia aktifkan wi-fi pocket PC tersebut (kebetulan di rumah, kami pakai wi-fi intuk koneksi internet), lalu dia masuk ke Google, ketik “pocket PC”+”screen saver”, lalu klik search. Lalu dia mendapatkan berbagai pilihan …

Di lain waktu, isteri saya teriak-teriak nyari Raihan, karena ada setting di Nokia Communicator milik isteri saya yang diutak-atik sama Raihan. Isteri saya tidak tahu cara mengatasinya. Dengan santai Raihan menjelaskan caranya mengembalikan setting itu kepada isteri saya, dan tak lama kemudian sudah kembali seperti semula .. paling Raihan menggerutu, “Itu aja kok Mama gak bisa sih ?” … he he he …

Hal lain lagi, dia sudah biasa meng-install berbagai software pendidikan atau game di komputer. Kalau jalan-jalan ke toko buku, dia suka juga lihat-lihat berbagai software pendidikan. Kalau ada yang suka, beli, dan seringkali, dia install sendiri di rumah.

Berbagai gadget yang ada di rumah sudah dia utak-atik. Hanya alat-alat milik saya saja yang dia tidak berani sentuh, walaupun terlihat dia sudah gatal ingin utak-atik Apple MacBook saya, tapi tidak berani … ha ha ha … sementara Toshiba milik mama-nya sudah dia utak-atik semuanya … (sekarang sudah jadi miik dia sepenuhnya).

Nah, Raihan ini termasuk ke dalam Google Generation, suatu istilah yang baru saja saya temukan sewaktu berselancar di internet mencari berbagai tulisan tentang riset pembentukan social capital dengan internet. Ciri khas generasi ini, lahir setelah tahun 1993 (Raihan lahir tahun 2000), dan sudah fasih menggunakan berbagai peralatan teknologi informasi untuk keperluan dirinya. Generasi ini lahir setelah teknologi komputer dan internet mapan, dan mereka merasa teknologi itu memang sudah ada dari sono-nya dan bagian dari kehidupan sehari-hari.

Definisi menarik ada di sini :

“Google generation”, defined as those born after 1993, a cohort of young people with little or no recollection of life before the web.

The speed and ease with which these kids handle information technology proves to be deceiving.

These young people have unsophisticated mental maps of what the Internet is. They often fail to appreciate that it is a collection of networked resources from different providers. As a result, the search engine becomes the primary brand that they associate with the Internet.

Hasil riset menunjukkan (lihat di sini) :

A new report, commissioned by JISC and the British Library, counters the common assumption that the ‘Google Generation’ – young people born or brought up in the Internet age – is the most adept at using the web. The report by the CIBER research team at University College London claims that, although young people demonstrate an ease and familiarity with computers, they rely on the most basic search tools and do not possess the critical and analytical skills to asses the information that they find on the web. The report ‘Information Behaviour of the Researcher of the Future’ also shows that research-behaviour traits that are commonly associated with younger users – impatience in search and navigation, and zero tolerance for any delay in satisfying their information needs – are now the norm for all age-groups.

Wah, tantangan baru nih untuk membesarkan anak … the Google Generation … Mengapa tantangan baru ? Ya jelas saja. Jujur saja, saya sendiri juga risau kalau-kalau Raihan nanti bisa mengakses situs-situs yang belum pantas dia lihat. Tetapi mengisolasi dia dari internet juga bukanlah sesuatu yang bijaksana. Itu sama dengan mengisolasi dia dari ciri khas generasinya. Bukankah di internet itu juga banyak sumber ilmu pengetahuan yang bermanfaat?

Untunglah isteri saya sangat melek internet dan teknologi informasi (your master degree in IT really works here, honey!). Setidaknya dia bisa memantau anak-anak dalam penggunaan internet, dan secara perlahan menjelaskan kepada anak-anak manfaat baik dan sisi buruk internet itu.

Saya ingat kembali ke masa tahun 1977 di Padang dulu, saat saya masih anak-anak berusia 7 tahun. Saat itu, untuk pertama kalinya televisi muncul di kota Padang. Setiap sore televisi (TVRI) menyiarkan film kartun, yang terkenal ya Scooby Doo. Padahal saat itu, sore hari adalah waktunya anak-anak mengaji di mesjid. Akibatnya, anak-anak mulai berkurang mengaji di mesjid karena menonton televisi. Sempat televisi dianggap sebagai “barang haram” karena menjauhkan anak-anak dari mesjid.

Artinya, setiap pemunculan teknologi baru, pasti terdapat sedikit “gejolak sosial” dalam penerimaannya. Seperti televisi tahun 1977 di Padang, maka saat ini “gejolak sosial” itu dipicu oleh teknologi yang namanya internet. Tuduhan terhadap internet sebagai perusak dan mengkhawatirkan oleh berbagai kalangan pasti akan muncul. Tetapi secara perlahan masyarakat akan belajar menerima dan memanfaatkan teknologi baru tersebut secara arif dan bijaksana.

Nah, para Google generation ini juga memberikan pekerjaan baru kepada kita para orang tua, yaitu memberikan pemahaman kepada mereka mengenai hal baik dan buruk teknologi ini dan menggiring mereka ke arah penggunaan yang baik. Tetapi memang diperlukan suatu kondisi di mana orang tua pun memiliki pemahaman yang baik (tidak harus menjadi ahli) mengenai internet ini …

Bagaimana pengelaman sahabat semua? salam.


Tag: internet, pendidikan anak, google generation

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

venus 0 0
hahaha....saya ngerasa situ sedang nyeritain pengalaman saya : ))

persis begini juga yang saya alami. tapi ini si mas yg sekarang klas 2 smp. google banget, gadget freak banget. doh!
ririsatria 0 0
hahaha .. berarti pengamalan kita sama dong Mbak venus ... : D .. tapi anak2 sekarang memang cepat sekali adaptasinya dengan teknologi ... ya, itulah ciri khas era mereka ...
christin 0 0
google generation selama masi di jalur yang positif gak papa sih mas. soalnya kalopun ndak ada google tetep aja masi ada bing, live, yahoo, etc : ))

yang bahaya itu sekarang anak-anak sekolah mulai jadi wikipedia generation : )
desty 0 0
istri mas master degree in IT tapi masih butuh Raihan untuk "mengembalikan" communicator-nya ; ))

tapi anak sekarang emang canggih, dari sekolahannya juga sih. adik sepupu saya yang SD sering minjam laptop untuk internetan ngerjain PR dari sekolah.
ririsatria 0 0
@christin : yup bener tuh Mbak ... : )
desty : iya tuh ... hahaha .. soalnya Raihan lebih "techie" kayaknya ... : D
ann 0 0
ini termasuk kesukaan anak2 bayi dengan remote dan handphone gak ya... wekekekeke
ririsatria 0 0
ann : nah, dari bayi aja sudah megang teknologi tuh .. hahahahaha ... apalagi balita-nya ..
wawajie 0 0
saya juga google maniak! ada apa2 dikit langsung tanya mbah google. syang, tahun kelahiran saya tidak masuk kategori "google generation" : D
Chic 0 0
Haduuuh anak sayah umurnya baru setaun.. Kalo gitu saya mesti siyap-siyap ngadepin yang kayak ginian nantinya
: )) : )) : )) : ))
aubrey.ade 0 0
wah, akhirnya muncul juga postingan tentang ini, secara saya udh 'gatel' mau nanya, ada yg punya pengalaman gak ttg anak2nya yang masih kecil tapi dah melek internet

tapi kurang ya, gak ada tips2nya : D
**mengharap postingan baru, ada tips&trick yg bisa diterapkan**

saya seneng kalau anak saya jadi google generation, sepanjang SAYA BISA AWASI dan dipergunakan utk hal2 yg boleh dia akses

tapi saya larang dia buka akun fesbuk, sblm 13 thn, sy pake 'argumen' disitu ada ketentuannya begitu - lagian, sy gak liat manfaatnya anak punya akun fesbuk, ya ? -CMIIW.

Btw, gimana utk ibu2nya yg gaptek, tapi bangga ya, Mas, anak2nya melek internet ?
kalo saya ingetin, ati2 loh, kita juga harus pantau, jadi kita juga harus tau gimana pergunain itu, tp mrk sllu nganggep remeh, katanya udh dibilang kok, jangan liat yang aneh2
Lha,anak 8 tahun emang ngerti, yang dimaksud "aneh" sama kita itu apa ??
ririsatria 0 0
@aubrey.ade mmmm bener juga ... oke deh, kapan2 aku tulis tips-tips yang relevan ... tq
kucingsapi 0 0
weh jaman berubah cepat ya... dari sd saja dah melek tentang gadget dan internet! salut!

nanti kalo saya punya anak, anak saya bakal masuk generasi apa ya? weh gimana biar mendidiknya ya? apalagi jaman terus berkembang...

mendadak teringat ibu dan bapak dirumah yang dah gak mudeng tentang internet, sementara saya dan adik saya fasih internet : )
ririsatria 0 0
Chic and kucingsapi : sudah pasti anak itu adalah google generation ... dan mereka punya karakter khas yang berbeda dengan karakter yang tahun sebelum tahun 1993 ...

Silahkan login untuk memberikan pendapat