kami tidak takut 20

Jumat, 17 Jul '09 19:44

Sekadar renungan.

Hari ini Indonesia berduka. Ah, barangkali bukan hanya Indonesia tapi dunia pun mestinya menangisi nilai-nilai kemanusiaan yang kembali terluka.

Hari ini, Jakarta suatu pagi. Sebuah pagi yang seharusnya menjadi Jumat pagi yang menyenangkan. Dan kemudian, boom! Semua orang, setiap jiwa yang waras mengutuk ledakan yang menghilangkan nyawa mereka yang menjadi korban segelintir pengecut yang mengatasnamakan entah apa untuk membenarkan kedunguan mereka.

Indonesia menangis hari ini. Kita semua berduka. Dan mereka, siapa pun pelaku kejahatan terhadap kemanusiaan yang terjadi pagi ini, barangkali sedang mengangkat gelas, tertawa-tawa merayakan kemenangan versi mereka.

Baiklah. Silakan berbangga diri dan menepuk dada, menasbihkan diri dan mungkin kelompok kalian sebagai pahlawan. Tapi sebentar. Tunggu dulu, bodoh . Tunggu. Kalian tidak sedang memenangkan apa-apa, tidak sedang mengalahkan siapa-siapa. Kalau kalian pikir kalian adalah pemenang dalam arena perang khayalan yang kalian ciptakan, kalian salah besar. Hanya pengecut yang bisa main kotor seperti ini. Hanya pecundang yang buta mata hatinya yang sanggup bertindak sebodoh ini.

Dan kalian pikir kalian membuat kami gentar? Kalian pikir kami akan takut dan tak punya nyali untuk melawan? 

Catat ini:

KAMI. TIDAK. TAKUT.

Screw you, morons! Screw you.

*note: gantian, sekarang saya yang marah dan kesurupan.

**ilustrasi: indonesia unite, karya nico wijaya.


Tag: jakarta, renungan, indonesia, indonesiaunite

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

clingakclinguk 0 0
jangan-jangan memang smua pelaku itu dipretelin, dicopotin dulu otak dan hatinya, baru mereka disuruh ngebom.


ndak ada rating menjengkelkan, jadi dianalogikan sebagai nggemesin aja
Silly 0 0
Sama mbok, saya kesurupan dan ngamuk2 dari pagi. Ibu saya mungkin bukan korban langsung tapi gara2 ledakan tadipagi, mesin cuci darah ibu saya tiba2 mati beberapa saat, dan seluruh darah yang sudah masuk kedalam mesin hemodialisa, terpaksa dibuang... : ( dan Ibu saya harus ditransfusi. Untung nyawanya tertolong. Sumber masalahnya,.. PLN dimatikan sesaat setelah peristiwa bom berlangsung.

Yg menyayat hati, tidak lama setelah itu, seisi rumah sakit gempar karena korban2 akibat bom JW Marriot dan Ritz Carlton tiba2 berdatangan, dan semua org bergidik ngeri melihat korban begitu banyak yang berjatuhan. Ada yang patah kaki, bahkan ada yang sampai meninggal.

Kita berduka, seluruh dunia berduka mbok... dan saya juga sama mengutuki siapapun, yang tega berbuat ini untuk kepentingan kelompoknya.

Ya, Kami Tidak Takut!!! *pelukan sama simbok*
Rara 0 0
mereka jahanam.. terkutuk.. ngga punya hati.. : (
venus 0 0
clingakclinguk: semoga mereka membusuk di...oops, maaf : (
venus 0 0
Silly: : (


Rara: : (


Rara 0 0
silly: sorry to hear that: ( semoga ibu baik2 saja.. : )
Silly 0 0
Rara: iya, mama sudah membaik, walaupun tadi sempat panik cari suplay darah, karena jumlah darah yang membeku dalam mesih cukup banyak. Tapi yang jauhhhh lebih kasihan adalah orang2 yang jadi korban langsung. menyayat hati mendengar jeritan2 tangis keluarganya yang datang, ada yang menjerit histeris sampai pingsan karena akhirnya suaminya tidak tertolong : (( : (( : ((
ichaotic 0 0
astaghfirullah.. ya allah.. : ((
aku ga tau lagi musti ngutuk gimana.. those people are just.. immoral!
irex 0 0
gw baca berita di detik.com en langsung nyambar telpon nelpon ke indo...=(
gw geram ama kumpulan manusia2 tolol yang merasa benar mengambil nyawa orang lain dengan mengatasnamakan "sesuatu".
kenapa masih ada otak2 dungu dengan jiwa pengecut meneror kumpulan manusia lain yang ga ngerti apa2...
apapun alasan pengeboman ini...ga ada satu alasan pun yang bisa dibenarkan!!!!

klo gw nemu sapa yang melakukan "bombardement" ini...gw masukin ke reaktor nuklir buat bikin listrik dsini...GRRRR!!!!!!
venus 0 0
to all: iya. ah ga tau lagi mo ngomong apa.
mimosamimosa 0 0
Speechless. Cuma bisa berdoa buat korban dan keluarga korban : ( agar ditabahkan dan berharap aparat keamanan enggak lengah : (( : ((

Silly : wadoh! syukur mamanya gapapa mbak *hugs*
irex 0 0
silly: itu RS ga punya cadangan supply listrik selain PLN??wadoowww...gazwat bgt!kbayang klo ada yg lagi operasi ato kasus kaya mamanya mbak silly...untung ga fatal...(peluk2 mbak silly)
Redy 0 0
Mereka itu...

masih ada pula orang yang bisa diperalat...

semoga jadi yang terakhir dan mereka semua membusuk di penjara *sigh*
Silly 0 0
irex: ada, cuma karena mereka panik karena mendahulukan korban luka jadi lupa nyalain genset... lagian mereka gak nyangka bakal mati lampu katanya.

Gak lama setelah itu PLN dah nyala lagi sih, tapi ya gitu deh, darahnya dah keburu gak bisa dibalikin kebadan lagi... jadi dibuang... trus terpaksa didonor lagi, padahal disana juga korban yang butuh darah banyak banget. Untung juga suplay PMI cukup. Saya dah nitipin nomer saya kalo ada apa2 untuk ngabarin siapa tahu teman2 dari Blood For Life (BFL) bisa bantu.

Redy: aminnn... loh kok kita ngedoain yang jelek sihh... : p

tapi emang mereka layak sih didoain gitu, perbuatan mereka kek binatang!
sintingmaut 0 0
SAYA. JUGA. TIDAK. TAKUT !!!

manteb nih slogan, bisa dibikin jadi slogan anti terorism.... saluut buat simbok venus

*lanjutin ngamuk-ngamuk lagi mengutuki para terorist* : ((
Introvertina 0 0
Seharusnya mereka nanya2 dulu sama yang udah dihukum mati or pelaku bom bunuh diri yang dah mati duluan...sebelum ngebom kemaren...nanya rasanya dimintai pertanggungjawaban sama Yang Punya Hidup itu susah atau gampang, kalo waktu mrk idup pernah mbunuh orang lain...

Buat Mbak Silly..aduh..serem juga denger ceritanya ampe alat cuci darah mati sebentar..untung tak apa2 your mommy..
nyisss 0 0
jadi kapan kaosnya, mbok? : D
galeshka 0 0
shock, terrified and stressed out pas tahu kalo ini beneran bom. gak nyangka aja kayaknya situasi cukup kondusif koq malah main bom-boman lagi.

terrified karena ternyata masih ada orang-orang yang bersedia mencabut nyawa orang lain atas nama apapun. goddamnit itu nyawa orang. kita gak bakalan pernah bisa menghidupkan orang yang sudah meninggal kan, kenapa begitu mudah mencabut nyawa orang lain ...

stressed out karena panic yg terjadi bikin info yang gak dikonfirmasi dulu berseliweran di internet *but honestly it doesn't as bad as i've expected*

now as the dust settled, yang saya pikir cuma satu, tunjukan pada dunia bahwa kita gak serendah orang-orang ini dan kita gak akan pernah jadi serendah mereka. tunjukan pada manusia-manusia tak bermoral ini bahwa kita masih menghormati nyawa manusia dan tunjukan pada dunia bahwa kita bisa bersatu dan mengatasi ini bersama-sama.

Cos We're Indonesian, We're Still Standing Here, and We're Unafraid !!!!!
cemilan ngerumpi 0 0
Jujur saya takut. Kenapa? Karena teror di Indonesia itu membabi buta. Karena pelaku teror di Indonesia tidak pernah mengungkapkan apa kemauan mereka. Karena mereka tidak pernah menunjukan klaim atau tanggung jawab seperti pelaku teror di luar negeri. Bahkan para intelejen tidak pernah mengetahui apa kemauan mereka.

Dan sebagai manusia sudah sewajarnya kita takut. Rasa takut itu yang nantinya akan membuat kita waspada. Tidak lagi lengah seperti selama ini.

Lagi pula, meneriakan kalimat tidak takut pun tidak akan menyurutkan semangat para pelaku untuk melakukan serangan-serangan berikutnya. Trust me.. : )

*maaf sensi, abis pulang liputan Ritz Carlton*
dita-gigi 0 0
iya sepertinya pelaku teror di indonesia lebih ke pengen bikin panik, dll... mereka gag mengklaim mengapa mereka melakukan itu, dan mereka menuntut apa...

semoga siapapun orangnya dia mendapatkan hukuman yg setimpal dunia akhirat... amiiinn...

Silahkan login untuk memberikan pendapat