hold their hands, dad. they need you. 26

Senin, 6 Jul '09 01:52

Ayah,

Hari ini tepat tujuh belas taun umurku. Bukan lagi bocah kecilmu yang lucu, bukan lagi perjaka cilik yang sembunyi-sembunyi memakai kemeja dan sepatumu yang tentu saja terlalu besar untuk tubuh mungilku lantas tertawa-tawa memandangi bayangan yang terpantul di cermin, membayangkan bahwa beberapa tahun lagi pastilah aku akan segagah dirimu. Dengan kemeja putih dan pantalon abu-abu yang terseterika rapi, sepatu mengkilat, dasi yang gaya dan tas kerja yang selalu membuatku berdecak kagum dan bangga memiliki ayah sepertimu.

Aku sudah punya pacar, ayah. Teman sekelasku, cantik dan pintar seperti ibu. Taukah ayah bahwa dia bukan cinta pertamaku? Taukah bahwa semasa masih anak laki-laki ingusan berseragam putih biru aku sudah merasakan jatuh cinta untuk pertama kalinya dalam hidupku? Ah, ayah pasti tak punya waktu bahkan untuk memperhatikan ketika malam itu aku mondar-mandir di depan ruang kerjamu, mencari cara agar bisa duduk di depanmu dan bercerita tentang cinta pertamaku yang patah. Padahal betapa ingin aku berbagi sedih dan kecewaku, membiarkan ayah melihat aku menangisi kekalahanku.

Tujuh belas taun, dan betapa sedih mengingat betapa panjang waktu kita terbuang. Betapa jauh jarak terbentang sekalipun kita begitu dekat. Aku berjanji, ayah. Jika suatu hari nanti aku menikah dan menjadi seorang ayah, tak akan kuulangi kesalahan yang sama seperti kau lakukan kepadaku, anak lelakimu. Aku akan selalu ada di dekat anak-anakku, memeluk mereka dan tak malu mengucapkan 'I love you, son', menemani dan membacakan dongeng tentang petualangan dan kisah-kisah hebat sepanjang masa, dan mengecup kening mereka sebelum mematikan lampu dan menutup pintu. Akan kugenggam tangan mereka sepenuh cinta, akan kutepuk pundak mereka dengan sayang dan meyakinkan bahwa mereka akan baik-baik saja saat mereka kehilangan cinta pertamanya. I would definitely be there for my kids, all the time, and watch their first steps, their first loves, their first brokenhearts.

I love you, Ayah...

Bimo

Hanya ingin mengingatkan kepada para lelaki yang kebetulan sedang mengintip apa yang kami para perempuan lakukan di sini, suatu saat nanti jika kalian menjadi seorang ayah (atau sudah?), simpan ego lelaki dan kesombonganmu. Perlakukan anak-anakmu sebagai manusia kecil yang membutuhkan pelukanmu, karena bagi mereka, malaikat-malaikat kecil itu,tak cukup hanya kasih sayang seorang ibu. Tak cukup hanya uang sekolah, baju mahal dan sekotak besar mainan yang kau jejalkan sebagai tanda cintamu. Mereka, anak-anakmu, membutuhkanmu. 


Tag: keluarga, parenting, cinta, anak, ayah

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

christin 0 0
my father gives me no luxurious, he gives me nurture and love instead. still, i can't show love to him as much as he shows me : ((
venus 0 0
christin: lucky you, kittin. gak semua anak dapet kemewahan (nurture and love) seperti kamu *hugs*
takodok 0 0
ayah malah mendidik dengan disiplin yang keras, tapi bersyukur juga sih, setidaknya diperdulikan dan bukannya diabaikan..

aduh, jadi kangen pulang : ((
fenty lovegood 0 0
Nih, para cowok-cowok belajar dari cerita ini neh, untung2an anaknya nggak sampe sebel sama ayahnya

Still, love you dad : ) *nyodorin tangan minta cepek buat beli bensin* : ))

*peace*
Silly 0 0
Suddenly, I missed my dad a lot!!!!

Bokap gue jauhhh banget dari gambaran diatas mbok, but once in his life time, he made a huge mistakes, but it made him love us much much more than before.

Kebayang khan waktu kecilnya dia udah sepenyayang itu... after that horrible moment, dia menyesal banget, lalu berubah menjadi sosok yang lebih penyayang lagi. Sekarang dia menghabiskan waktunya hampir setiap detik disisi ibu saya... What a wonderful love he has : )

*kangen papasilly jadinya* : ((
wiwikwae 0 0
Mendadak jadi melo baca tulisan ini.

Beberapa lelaki berpatok pada pikiran bahwa tugas mereka hanya mencarikan nafkah saja. Jadi, sepanjang nafkah mengalir lancar, tugas mereka berasa beres.

Dan saat ada komplain akan sebentuk perhatian yg tak ada, mereka bersembunyi dibalik pembenaran akan "nafkah yang telah terpenuhi tersebut" tersebut.

egois ga seh?

ntieholic 0 0
apa anakku juga akan merindukan dia ??

**sigh**
Chic 0 0
simbooooook.. lagu itu selalu mampu bikin aku mewek tersedu-seduuuuu...
lagu itu yang selama dua tahun setelah Papa meninggal dunia selalu aku putar.. : (( : ((
venus 0 0
To all: bayangin betapa indahnya kalo para ayah gak gengsian nunjukin rasa sayang mereka ke anak2nya *sigh*

*puk puk kalian semua*

Jadi pengen nangis jugaaaa : ((
aprikot 0 0
ah simbok tulisan ini bikin kangen : ((
suprie 0 0
owkey..
Juminten 0 0
kalo aku ga pernah bener2 bisa curhat sama papaku.
entahlah... padahal papaku tipe ayah yg sangat peduli pd anak2nya.
apa justru karena dia terlalu peduli, ya?
jd aku ga ingin membuatnya khawatir dan kepikiran if there something wrong with me. : p
Silly 0 0
wahhh, posting ini kok jadi ajakan nangis berjamaah...

Baiklah,... baiklah... Sepertinya kalian butuh composer yang bagus... sinihh... saya ajahh...

Ok, ambil suara yahhh.... "huuuuuu" (C=do)

Mulai,... bareng yah, satu... dua... tigaaaaa!!!

"huhuhuhuhuhuhuhuhuhuhuhuu" : (( : (( : (( : ((
memethmeong 0 0
wiken kemaren, ada seorang kawan yang sedang ke jogja krn ada kawinan ponakannya. dia datang beserta anaknya yang seumuran denganku. oia, kawan ini laki2 dan seorang duda.

di tengah2 perbincangan, dia menunjukkan sms2nya antara dirinya dan anak lelakinya. sms dr anaknya itu mengucap: "i love you too, dad."

dan anak lelakinya itu juga baru saja menjadi ayah dr seorang bayi mungil 10 bulan yang mengalami gangguan saluran jantung dan paru2. *eh ga penting banget ya*

dan aku melihat mereka berdua adalah ayah2 yang hebat.
gigides 0 0
jadi inget lagu ini ..

I love u daddy
You are my hero
and you always in my heart

I love u daddy
oh daddy
You are my superstar

donyariya 0 0
saya ayah : D dan gak gengsi tuh nunjukin sayang ke anak

*dikeplak*
PennyLane 0 0
eh salah klik, kok ngerating "menggoda" siih, salaaah.. maunya inspiratif kok.. bisa di-undo gak seh?

Anyway.... I love you ayah, and i miss you so much, lengkap dengan marah-marahmu, perfeksionismu, semua yang dulu i took for granted, sekarang terbukti semua yang ayah bilang itu benarrrrrr adanya!!!
choro 0 0
bapakkuu.. partner in crime kuuu.. satpamkuu.. X D kangen bapakkuuu huhuhuhu
venus 0 0
yah, bersyukurlah kalian yang punya ayah semanis itu *puk puk kalian semua* : )
PennyLane 0 0
venus:
Ayahku gak manis sama sekali, venus! Galak, menyeramkan, aku baru mengerti beliau setelah beliau gak ada..
http://pennylaneo…-lelaki.html
venus 0 0
PennyLane: ouch. okay2, sori...udah baca postinganmu : )
uul 0 0
huhuhuhu jadi kangen ayah deh
dari dulu tinggal jauh dari keluarga karena ayah kerja d luar pulau n pas ayah dah pensiun n pulang... eh malah aku yang kerja d luar kota. *hiks*
jadi ngerasain tinggal bareng ma ayah secara penuh cuman sampe kelas 3 sd doang.

agak krasa kehilangan sosok ayah sih, apalagi klo pas ngambil raport dulu ada guru yang nanya
"ini koq yang ngambil ibunya terus y? ayahnya kemana"
huaaa...sediiihh ToT

makanya pengen punya suami yang kerjanya deketan aja *eh koq jadi curcol sih... hehehhe
datum 0 0
cat's in a craddle...
Pelangi Senja 0 0
tfs : )
jd kangen alm. ayahku

meski cara mendidiknya kaya tentara,, tp di sisi lain aq merasakan kelembutannya
deepblue 0 0
hiks...hiks...hiks.....jarak yang terbentang antara sy dan bapak jauh...sangat jauh...hingga saya b'janji dalam hati tidak ingin menikah dengan lelaki pendiam :'(

Lichul Trvs 0 0
Comment on this article...

Silahkan login untuk memberikan pendapat